Advertisement

Kasus Covid-19 Meninggi, Pariwisata Urung Sasar Turis Asing

Yosef Leon
Selasa, 26 Juli 2022 - 20:37 WIB
Arief Junianto
Kasus Covid-19 Meninggi, Pariwisata Urung Sasar Turis Asing Wisatawan beraktivitas di Teras Malioboro 2, Rabu (4/5/2022). - Harian Jogja/Sirojul Khafid

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA - Pertumbuhan laju kasus Covid-19 yang mulai menunjukkan tren kenaikan membuat aturan pengetatan di sektor pariwisata kembali dipilih untuk mengendalikan pandemi Covid-19. Padahal, pemulihan sektor pariwisata yang terdampak pagebluk dua tahun belakangan disebut belum sepenuhnya pulih.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Singgih Raharjo mengatakan insan pariwisata sempat bernafas lega setelah pemulihan pandemi mulai menunjukkan hasil. Angka pertumbuhan kasus Covid-19 yang mulai terkendali membuat pelonggaran di sektor wisata dan berdampak pada geliat pariwisata serta ekonomi kreatif.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Tetapi baru-baru ini kami kembali mendapat surat edaran mengenai pengetatan pengunjung luar negeri akibat kenaikan kasus varian BA.5," kata Singgih saat pembukaan Makassar Direct Sale Yogyakarta, Selasa (26/7/2022).

BACA JUGA: Buntut Rusuh Suporter, Gibran Memohon Maaf ke Warga Jogja

Menurut Singgih, kebijakan baru itu keluar pada 25 Juli lalu. Sehingga strategi peningkatan kunjungan wisatawan harus berubah seiring dengan adanya pengetatan itu.

Wisatawan domestik merupakan pilihan yang tepat untuk disasar demi menggeliatkan kembali pariwisata daerah. "Padahal kami sudah siap-siap menggaet wisatawan mancanegara, tetapi ini kita tetap maksimalkan wisatawan domestik sebagai alternatif," ujarnya.

Kepala Dispar Kota Makassar, Muhammad Roem menyebut, upaya dalam menggeliatkan kembali sektor pariwisata membutuhkan sinergi yang melibatkan banyak pihak. Penyelenggaraan Makassar Direct Sale Yogyakarta ini disebutnya menjadi salah satu upaya dalam mempromosikan wisata di wilayahnya.

"Karena memang pendapatan dari sektor wisata khususnya perhotelan masih menjadi tumpuan kami dan jadi penyumbang yang cukup signifikan," katanya.

Advertisement

Adapun penyelenggaraan Makassar Direct Sale Yogyakarta digelar pada 25 sampai 27 Juli 2022. Ada 20 seller yang ikut serta dan terdiri dari 18 hotel dan dua agen travel yang merupakan anggota Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Sulsel. Gelaran itu juga menghadirkan sekitar 75 buyers, mulai dari perusahaan travel hingga anggota Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Ciri Khas Tiap Kemantren Berkumpul di Festival Jogja Kota 2022

Jogja
| Jum'at, 02 Desember 2022, 23:47 WIB

Advertisement

alt

Sambut Natal, Patung Cokelat Sinterklas Terbesar di Indonesia Ada di Hotel Tentrem Jogja

Wisata
| Jum'at, 02 Desember 2022, 23:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement