Advertisement
Sentilan Pedas untuk Mendag Zulhas, Jokowi Fokus Turunkan Harga Minyak Goreng, Jangan Kampanye!
Presiden Jokowi secara khusus meminta Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan untuk fokus menurunkan harga minyak goreng.Bisnis - Maria Y. Benyamin
Advertisement
Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara khusus meminta Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan untuk fokus menurunkan harga minyak goreng.
Hal tersebut disampaikannya setelah video Mendag membantu kampanye anaknya dengan iming-iming minyak goreng gratis viral di media sosial.
Advertisement
"Saya minta semua menteri fokus bekerja. Kalau Menteri Perdagangan ya urus yang paling penting seperti yang saya tugaskan kemarin, bagaimana menurunkan harga minyak goreng," katanya dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (12/7/2022).
Adapun, salah satu perintah Jokowi kepada menteri yang baru dilantik pada 15 Juni lalu adalah menurunkan harga minyak goreng curah bisa berada di kisaran Rp14.000 atau bahkan di bawahnya.
"Tugas dari saya itu, jadi ke pasar-pasar mengecek, karena saya juga sama mengecek minyak goreng. Utamanya yang kita cek itu minyak curah, jangan sekali-kali lari ke minyak kemasan yang premium," ujar Jokowi.
BACA JUGA: Fakta Baru Polisi Tembak Polisi, Mabes Klaim Ada Perbuatan Tak Senonoh terhadap Istri Kadiv Propam
Hasilnya, Kepala Negara mengatakan bahwa harga minyak goreng curah di sejumlah pasar di Pulau Jawa, sudah berada di kisaran tersebut. Sementara itu, untuk wilayah di luar Jawa masih ditemukan minyak goreng curah dengan harga lebih mahal.
"Kalau di luar Jawa masih ada yang di atas Rp14.000, satu persatu akan kami selesaikan," katanya.
Untuk itu, Jokowi menekankan para menterinya, utamanya di bidang energi dan pangan, untuk lebih fokus dalam bekerja. Menurutnya, situasi dunia saat ini sedang terdisrupsi banyak hal dan berdampak negatif pada dua sektor tersebut.
"Ini saya urus terus urusan yang berkaitan dengan BBM, urusan yang berkaitan dengan energi itu misalnya batu bara semuanya karena dunia terdisrupsi di energi dan pangan sehingga kita harus konsentrasi dan jangan sampai kita terpeleset di dua bidang ini," tandas Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tanpa Kembang Api, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
- Trump Pertimbangkan Jual Jet Tempur F-35 ke Turki, Israel Waspada
- Trump Klaim 95 Persen Rencana Damai Rusia-Ukraina Telah Disepakati
- 46.207 Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api Hari Ini
- Ratusan Warga Terdampak Banjir Bandang Kalimantan Selatan
Advertisement
Kulonprogo Terapkan Larangan Kantong Plastik Mulai 2026
Advertisement
Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis
Advertisement
Berita Populer
- Daftar Film Bioskop Januari 2026, Horor Lokal Mendominasi
- China Percepat Kemandirian Chip Usai Sanksi Teknologi AS
- Atalia Bantah Isu Perempuan Lain dalam Gugatan Cerai RK
- Homestay dan Kos Harian Gerus Okupansi Hotel Jogja Saat Nataru
- Antoine Semenyo Jadi Rebutan, Man City Paling Serius
- Anthony Joshua Kecelakaan di Nigeria, 2 Sahabat Dekat Dilaporkan Tewas
- Reforma Agraria Dorong Gula Semut Hargorejo Tembus Ekspor
Advertisement
Advertisement



