Advertisement
Pelajar SMAN 5 Bandung Meninggal Diduga Tawuran di Cihampelas
Pelajar SMAN 5 Bandung meninggal dunia diduga akibat tawuran dengan pelajar SMAN 2 Bandung di Jalan Cihampelas, polisi masih menyelidiki kasus ini. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, BANDUNG—Seorang pelajar dari SMAN 5 Bandung meninggal dunia setelah diduga terlibat tawuran dengan pelajar SMAN 2 Bandung di kawasan Jalan Cihampelas, Kota Bandung. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (13/3) malam hingga Sabtu (14/3) dini hari itu kini tengah diselidiki oleh kepolisian.
Kapolsek Coblong Kompol Riki Erickson membenarkan adanya peristiwa dugaan pengeroyokan yang melibatkan pelajar dari dua sekolah tersebut. Aparat kepolisian saat ini masih mendalami kejadian yang menewaskan seorang pelajar tersebut.
Advertisement
“Dugaan sementara (aksi pengeroyokan) anak SMAN 5 Bandung dengan SMAN 2 Bandung,” kata Riki di Bandung, Sabtu.
Akibat insiden tersebut, satu orang pelajar dari SMAN 5 Bandung dilaporkan meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi dalam rentang waktu antara Jumat malam hingga Sabtu dini hari di kawasan Jalan Cihampelas.
BACA JUGA
“Iya meninggal dunia anak SMAN 5 Bandung,” ujarnya.
Menurut Riki, jasad korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Saat ini jenazah korban berada di RS Sartika Asih.
Penanganan kasus dugaan tawuran pelajar di Bandung tersebut kini ditangani oleh Polrestabes Bandung yang tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kronologi kejadian.
Polisi juga masih mengumpulkan keterangan serta bukti guna mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
Sebelumnya, rekaman video yang diunggah melalui akun Instagram @bagasinetwork memperlihatkan seorang pengendara sepeda motor tergeletak di pinggir Jalan Cihampelas. Video tersebut viral di media sosial dan diduga berkaitan dengan korban tawuran pelajar di Bandung tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
Advertisement
Advertisement






