Advertisement
Volume Lalu Lintas Jabodetabek dan Jabar Naik Jelang Lebaran 2026
Ilustrasi Tol Cikampek - Ist. Jasamarga
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat adanya tren peningkatan volume lalu lintas di sejumlah ruas tol strategis wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) serta Jawa Barat menjelang mudik Lebaran Idulfitri 2026.
Lonjakan arus kendaraan ini menjadi indikasi awal mulai bergeraknya masyarakat menuju jalur-jalur utama penghubung antarkota.
Advertisement
Senior General Manager JMT, Widiyatmiko Nursejati, mengungkapkan bahwa hingga Jumat (13/3/2026), jumlah kendaraan yang keluar dari area Jabodetabek menuju arah Merak, Puncak, dan Bandara Internasional Soekarno–Hatta telah menembus angka 175.132 unit.
Mobilitas tersebut terpantau melalui tiga titik utama, yakni Gerbang Tol (GT) Cengkareng, GT Cikupa, dan GT Ciawi 1. “Total tercatat sebanyak 175.132 kendaraan atau meningkat 0,72% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 173.879 kendaraan,” kata Widiyatmiko dalam keterangan resmi, Sabtu (14/3/2026).
Jika ditelaah lebih dalam, kenaikan cukup signifikan terjadi di GT Cikupa yang mengarah ke Merak dengan total 55.520 kendaraan, atau melonjak 6,88% dari kondisi normal. Sementara itu, arus menuju Bandara melalui GT Cengkareng juga naik 1,20% menjadi 83.572 kendaraan, sedangkan arah Puncak via GT Ciawi 1 justru sedikit melandai 8,43% ke angka 36.040 kendaraan.
Situasi serupa juga mulai merambah ke wilayah Jawa Barat, di mana arus kendaraan yang menuju Bandung, Rancaekek, dan wilayah sekitarnya mulai menunjukkan kepadatan.
Tercatat sebanyak 76.107 kendaraan telah melintas, yang berarti terdapat kenaikan sebesar 1,93% dibandingkan dengan rerata transaksi normal. Menyikapi fenomena ini, Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan untuk memastikan kesiapan fisik pengemudi, kondisi prima kendaraan, serta kecukupan bahan bakar minyak (BBM).
Selain kesiapan teknis, masyarakat juga diminta memastikan kecukupan saldo e-toll guna menghindari hambatan di gerbang transaksi. Jasa Marga menyarankan penggunaan satu kartu e-toll yang sama, terutama untuk sistem transaksi tertutup di ruas Tol Cipularang, Padaleunyi, dan JORR II.
Langkah ini krusial untuk mencegah antrean panjang yang dapat memperparah kemacetan di titik-titik krusial selama periode mudik Lebaran 2026.
Lonjakan ini selaras dengan proyeksi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, yang memperkirakan jumlah pemudik tahun ini mencapai 143,9 juta orang.
Namun, ia menekankan bahwa realisasi di lapangan sering kali melampaui hasil survei hingga 10% akibat adanya kebijakan cuti bersama dan flexible working arrangement (FWA).
“Dari tahun ke tahun, kenyataannya dalam praktik [jumlah pemudik] lebih tinggi dari survei. Jadi sekitar 10% lebih tinggi. Artinya sekitar 155-an juta manusia bergerak, ya,” tutur Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Wisatawan Nekat Terobos TPR Parangtritis demi Hindari Tiket Masuk
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Tak Semua Orang Perlu Multivitamin Ini Kata Ahli Gizi
Advertisement
Advertisement







