Facebook Down Global, Pengguna Tak Bisa Login dan Messenger Error
Facebook mengalami gangguan global, pengguna otomatis logout dan tak bisa login. Messenger dan web ikut terdampak.
Ilustrasi hasil tes Covid-19 varian Omicron/The Guardian
Harianjogja.com, JAKARTA - Omicron membuat orang sakit lebih cepat daripada varian sebelumnya, menurut sebuah penelitian yang dirilis Selasa oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.
Meskipun sebagian besar kasus omicron tampak relatif ringan, orang umumnya mendapatkan gejala COVID-19 tiga hari setelah terpapar virus, bukan sekitar empat hari dengan delta dan lima atau lebih lama dengan virus asli, penelitian menyimpulkan seperti dilansir dari Yahoo.
Orang mungkin menular lebih cepat setelah terpapar – dan mungkin bahkan sebelum mereka dinyatakan positif terinfeksi.
Jacob Lemieux, seorang ahli penyakit menular di Rumah Sakit Umum Massachusetts, merekomendasikan untuk tidak menggelar pesta tahun baru.
"Hal yang harus dilakukan adalah menunda ketika kekuatan infeksi begitu tinggi dan mencari waktu ketika lebih aman untuk melakukan pertemuan," katanya. "Dalam beberapa minggu, situasinya mungkin jauh lebih baik."
Kasus telah meningkat tajam sejak Thanksgiving, menurut CDC, dan lebih dari 85% wilayah AS memenuhi kriteria untuk penularan COVID-19 "tinggi".
Studi CDC baru berfokus pada satu keluarga di Nebraska, yang terinfeksi ulang dengan omicron setelah tertular COVID-19 tahun lalu. Satu dari lima anggota keluarga divaksinasi. Kelimanya memiliki gejala yang sama atau lebih ringan dengan infeksi baru tersebut, studi tersebut menemukan.
Tidak jelas apakah anggota keluarga terinfeksi ulang karena kekebalan mereka memudar, atau apakah omicron lebih baik dalam mengatasi kekebalan dari infeksi atau keduanya.
Data sesuai dengan apa yang dilihat dokter dengan omicron: Orang-orang mengalami gejala lebih cepat.
"Kami melihat orang-orang dites positif pada hari ke-2," kata Dr. Daniel Griffin, kepala penyakit menular untuk ProHealth Care, yang menyediakan layanan di 300 lokasi di dan sekitar New York City.
Gejala pada beberapa orang tampaknya datang sebelum mereka dinyatakan positif, kata Griffin. "Lakukan rapid (tes) hari ini, tapi lakukan lagi besok," katanya.
Ini bisa menjadi kabar baik. Banyak virus lain yang jauh lebih mudah dibendung daripada SARS-CoV-2 karena orang merasa sakit sebelum menular, sehingga mereka dapat mengisolasi diri.
"Ini bisa sama dengan flu: Jangan kembali bekerja atau sekolah jika Anda merasa sakit."
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Facebook mengalami gangguan global, pengguna otomatis logout dan tak bisa login. Messenger dan web ikut terdampak.
Beasiswa LPDP Tahap II 2026 resmi dibuka. Simak 10 program beasiswa, tahapan seleksi, dan informasi pendaftaran terbaru.
Polres Bantul menangkap buruh harian di Imogiri yang diduga menyimpan 33 butir alprazolam tanpa izin. Kasus masih dikembangkan.
Kenali gejala awal Ebola varian Bundibugyo yang kini menjadi perhatian dunia. Dosen FKIK UMY menjelaskan gejala, kelompok berisiko, hingga langkah pencegahan.
Rute Trans Jogja 2026 terbaru lengkap beserta tarif resmi. Cek jalur bus Trans Jogja yang menghubungkan Malioboro, Bandara, Prambanan, hingga Bantul.
Simak cara tukar uang rusak di Bank Indonesia melalui PINTAR BI, lengkap dengan syarat, jadwal layanan, dan ketentuan penggantian.