Advertisement

Mentan Amran Tegaskan Harga Daging Sapi Tidak Boleh di Atas HET

Newswire
Rabu, 04 Februari 2026 - 10:27 WIB
Sunartono
Mentan Amran Tegaskan Harga Daging Sapi Tidak Boleh di Atas HET Ilustrasi daging / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan produsen dan distributor akan ditindak tegas jika menaikkan harga daging sapi di atas ketentuan pemerintah.

“Begitu menemukan harga di atas HET, jangan kejar pedagang pasarnya, tapi kejar distributor dan produsennya. Minyak goreng dan daging tidak ada ampun,” tegas Amran dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Advertisement

Menurut Amran, komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, dan gula tidak memiliki alasan naik harga karena stok saat ini melimpah. Pemerintah telah menetapkan harga sapi hidup di angka Rp55.000 per kilogram (kg) menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026, guna memastikan pedagang memberikan harga wajar ke masyarakat.

Amran menambahkan, jika ada pelaku usaha penggemukan sapi atau kerbau (feedlotter) yang melepas sapi ke pelaku usaha potong hewan dengan harga lebih dari Rp55.000 per kg, pemerintah tidak akan segan melakukan tindakan tegas.

Kesepakatan harga sapi hidup tersebut diharapkan berdampak positif pada Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga selama Ramadhan dan Idul Fitri.

HAP untuk produsen dan konsumen diatur dalam Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 12 Tahun 2024. HAP tingkat produsen sapi hidup ditetapkan Rp56.000–Rp58.000 per kg. Sementara HAP tingkat konsumen daging sapi segar (chilled) adalah:

Paha depan Rp130.000 per kg
Paha belakang Rp140.000 per kg
Paha depan beku Rp105.000 per kg
Daging kerbau beku Rp80.000 per kg

Rozali, pedagang daging sapi di Pasar Minggu, Jakarta, mengatakan harga saat ini stabil di Rp135.000 per kg. Meski harga karkas di Rumah Potong Hewan (RPH) sempat fluktuatif, kondisi ini tidak berdampak signifikan di pasar karena pasokan mencukupi.

“Memang kadang naik turun di RPH, tapi sekarang stabil. Tidak ada lonjakan,” ujar Rozali.

Ia menambahkan, pedagang berkomitmen menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat, dengan harapan tidak melebihi Rp140.000 per kg selama periode Hari Beras Keagamaan Nasional (HBKN).

Hal senada disampaikan Apit, pedagang daging sapi lainnya. Menurut dia, pasokan dari RPH Cilangkap dan Cakung aman, sehingga harga bisa dijaga tetap stabil.

“Dari RPH juga bilang aman sampai Idul Fitri. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir atau panik,” kata Apit.

Dengan koordinasi pemerintah dan pedagang, ketersediaan daging sapi dipastikan cukup hingga Lebaran, sekaligus menjaga stabilitas harga agar masyarakat tetap terbantu selama momen Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Layani Penumpang Sepanjang Hari

Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Layani Penumpang Sepanjang Hari

Jogja
| Rabu, 04 Februari 2026, 11:07 WIB

Advertisement

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata
| Kamis, 29 Januari 2026, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement