Gedung Cyber Kebakaran, ini Daftar Perusahaan yang Berkantor di Sana

Gedung Cyber - Connects.id
02 Desember 2021 22:27 WIB Aprianus Doni Tolok News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Gedung Cyber 1 di Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, terbakar pada Kamis (2/12/2021) siang. Sejumlah perusahaan di bidang keuangan dan teknologi diketahui berkantor di gedung tersebut.

Gedung Cyber yang berdiri sejak 1995 ini dikenal sebagai tempat perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi hingga pusat data.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Rumah.com , beberapa perusahaan telah mempercayakan gedung Cyber sebagai ruang kantor mereka hingga saat ini, di antaranya PT Karyagraha Nusantara, PT IP Teknologi Komunikasi, PT Indo Pratama Cybernet, PT Orion Cyber Internet, Smartweb Indonesia, PT Telecommunication Software Support Centre, dan 30 perusahaan jasa internet dan sejenis lain.

Sementara itu, perusahaan sekuritas atau broker yang juga menyewa gedung Cyber, yaitu PT Indo Premier Sekuritas (Indo Premier) dan PT Ajaib Sekuritas (Ajaib).

Diberitakan sebelumnya, PT Indo Premier Sekuritas langsung mengubah koneksi setelah musibah kebakaran melanda Gedung Cyber 1.

Direktur Utama Indo Premier Sekuritas Moelonoto membenarkan jika perseroan ikut terdampak atas kebakaran Gedung Cyber.

Selain Indo Premier, broker lain yang mengalami gangguan adalah Ajaib Sekuritas. Melalui unggahan pada akun resmi Instagram-nya, manajemen sekuritas mengakui terjadinya gangguan tersebut.

"Data center mengalami kebakaran. Sementara akan terjadi gangguan dalam bertransaksi," demikian kutipan unggahan tersebut, Kamis (2/12/2021).

Sementara itu, Bursa Efek Indonesia membenarkan bahwa ada beberapa perusahaan sekuritas yang mengalami gangguan. Mereka menyebutkan setidaknya 3 sekuritas yang terdampak kebakaran tersebut.

Meski demikian, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo mengatakan kebakaran pada Gedung Cyber tidak berdampak signifikan pada seluruh perdagangan Kamis (2/12). Namun, dia mengakui ada beberapa broker yang terdampak.

“Ada dua broker yang terkendala karena kebakaran ini dan satu broker yang self suspend sedangkan yang lain berjalan normal,” katanya Kamis (2/12/2021).

Sumber : JIBI/Bisnis.com