Demi Peran di Film Kuasa Gelap, Venly Arauna Rela Jadi Ubi
Venly Arauna rela kehilangan peran di proyek sebelumnya demi memerankan Daniel dalam film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.
Foto ilustrasi judi online - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Aktivitas perjudian daring atau judi online dinilai berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar apabila tidak diimbangi dengan intervensi serius dari pemerintah, dengan nilai kerugian nasional diperkirakan dapat menembus Rp1.100 triliun hingga akhir 2025.
Ancaman tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Alexander Sabar, yang merujuk pada laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait peredaran dana perjudian daring di Indonesia.
“Sebagaimana disampaikan oleh PPATK, tanpa intervensi yang memadai, potensi kerugian akibat judi online diperkirakan bisa mencapai Rp1.100 triliun di akhir 2025,” kata Alexander dalam sebuah diskusi di Jakarta Selatan, Kamis.
Menurut Alexander, perjudian daring bukan sekadar pelanggaran hukum di ruang digital, melainkan telah berkembang menjadi ancaman serius terhadap ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.
“Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan mencerminkan dampak nyata terhadap kesejahteraan keluarga dan masa depan generasi bangsa,” ujarnya.
Meski demikian, Alexander menilai praktik perjudian daring masih dapat ditekan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Berdasarkan laporan PPATK, aktivitas judi online tercatat mengalami penurunan signifikan pada akhir 2025.
Data tersebut menunjukkan jumlah transaksi perjudian daring menurun hingga 57 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, nilai deposit yang masuk dalam aktivitas judi online juga tercatat turun hingga 45 persen.
“Capaian ini menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat itu sendiri akan mampu menghasilkan dampak nyata dalam menekan praktik judi online,” tutur Alexander.
Meski terjadi penurunan, ia mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar tidak lengah. Menurutnya, perjudian daring tetap menjadi ancaman nyata yang memerlukan penanganan berkelanjutan, adaptif, dan kolaboratif.
“Permasalahan judi online ini masih menjadi tantangan yang nyata, ada di depan kita,” tegasnya.
Pandangan senada disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital Kemkomdigi, Dea Rachman, yang menilai perjudian daring sebagai salah satu ancaman digital paling berbahaya bagi kesejahteraan keluarga.
Ia menegaskan bahwa dampak judi online tidak hanya dirasakan oleh pelaku, tetapi juga menyeret anggota keluarga lain, terutama istri dan anak.
“Bukan hanya si pelaku judi online-nya saja, tetapi dampaknya bisa berakibat ke keluarganya sendiri. Ibunya bisa kalang kabut, bisa stres karena uangnya hilang entah ke mana, kondisi perekonomian bisa carut-marut dan anaknya bisa jadi tidak sekolah,” kata Dea.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Venly Arauna rela kehilangan peran di proyek sebelumnya demi memerankan Daniel dalam film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.
RANS Entertainment memuncaki peringkat global live streaming YouTube dengan 2,96 juta jam tonton berdasarkan data Streams Charts.
Pegadaian meraih empat KESGI Award 2026 atas kinerja ESG di sektor inklusi keuangan, meliputi pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.