Iran dan Oman Sepakati Rute Pelayaran, Hormuz Belum Normal
Iran dan Oman menyepakati peta rute pelayaran Selat Hormuz setelah perundingan teknis selama tiga bulan, tetapi jalur belum sepenuhnya normal.
Kilang minyak lepas pantai. - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, WASHINGTON—Amerika Serikat menempatkan hasil penjualan minyak Venezuela ke dalam rekening khusus yang nantinya akan berada di bawah kendali Departemen Keuangan AS. Kebijakan tersebut diterapkan sebagai bagian dari mekanisme sanksi ekonomi yang diberlakukan Washington terhadap sektor energi Venezuela.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menjelaskan bahwa setiap pergerakan minyak Venezuela yang terkena sanksi wajib memperoleh izin dari pemerintah Amerika Serikat. Hal tersebut disampaikannya dalam sidang Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS yang membahas situasi Venezuela, Rabu (28/1/2026).
“Minyak yang dikenai sanksi adalah minyak yang pergerakannya memerlukan izin Amerika Serikat,” ujar Rubio.
Menurut Rubio, minyak Venezuela yang diekspor tersebut dijual dengan harga pasar internasional dan tidak lagi menggunakan skema harga diskon sebagaimana yang sebelumnya diberlakukan terhadap negara tersebut. Seluruh hasil penjualan kemudian disetorkan ke rekening khusus yang status akhirnya akan diblokir oleh Departemen Keuangan AS.
“Minyak tersebut, termasuk hasil penjualannya yang dijual dengan harga pasar dan bukan dengan harga diskon seperti yang sebelumnya harus dilakukan Venezuela, disetorkan ke dalam sebuah rekening yang pada akhirnya akan menjadi rekening yang diblokir oleh Departemen Keuangan AS di Amerika Serikat,” kata Rubio menambahkan.
Ia menjelaskan, akses terhadap dana hasil penjualan minyak tersebut tidak dapat dilakukan secara langsung oleh otoritas Venezuela. Pemerintah Venezuela diwajibkan mengajukan permohonan resmi yang memuat perincian penggunaan dana sebelum dapat memperoleh izin pencairan.
Selain itu, sebagian dana hasil penjualan minyak Venezuela akan dialokasikan untuk keperluan audit. Proses audit tersebut dilakukan guna memastikan bahwa penggunaan dana benar-benar sesuai dengan ketentuan dan tujuan yang telah disetujui oleh otoritas Amerika Serikat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Iran dan Oman menyepakati peta rute pelayaran Selat Hormuz setelah perundingan teknis selama tiga bulan, tetapi jalur belum sepenuhnya normal.
Pemerintah membentuk posko terpadu untuk menangani gempa NTT dan mempercepat pemulihan jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, serta internet.
Dua Pos Lantas di Surabaya dilempari bom molotov. Polisi menangkap pelaku dan masih menyelidiki motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Harga emas menguat 0,84% sepekan dan diprediksi melanjutkan reli. Emas berpeluang menguji level US$4.503 per troy ounce.
Australia dan Malaysia menyampaikan belasungkawa atas gempa M7,7 di NTT yang berdampak pada ribuan warga dan menewaskan 47 orang.
BPC HIPMI Kota Yogyakarta mempertemukan lebih dari 50 peserta pitching dengan investor melalui Jogja Investment Arena 2026.