Jelang DCF XVI, Harga Homestay Dieng Diminta Wajar
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Kapal tenggelam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Jumlah korban meninggal dunia akibat tenggelamnya feri penumpang dan kargo M/V Trisha Kerstin 3 di Filipina kembali bertambah. Badan Keamanan Laut Filipina menemukan 11 jasad tambahan, sehingga total korban tewas kini mencapai 29 orang, berdasarkan laporan media setempat, Kamis.
Sebelumnya, otoritas setempat melaporkan 18 orang meninggal dunia dalam insiden yang terjadi di perairan Filipina tersebut. Penemuan jasad terbaru ini memperpanjang proses pencarian dan evakuasi korban.
Menurut Philippine News Agency, 11 jasad ditemukan sekitar pukul 01.50 waktu setempat (00.50 WIB) di perairan sekitar 2,75 mil laut dari komunitas Pulau Baluk-Baluk. Tim penyelam gabungan yang terdiri dari 19 personel dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian pada Kamis (28/1).
Di tengah proses evakuasi, Kedutaan Besar Rusia di Filipina memastikan tidak ada warga negara Rusia yang menjadi korban jiwa dalam peristiwa tenggelamnya feri tersebut. Pernyataan ini disampaikan Kedubes Rusia kepada kantor berita RIA Novosti.
Meski demikian, pihak Kedubes Rusia menyebutkan para diplomat tetap melakukan koordinasi dengan otoritas setempat guna memantau perkembangan penanganan insiden dan proses identifikasi korban.
Feri M/V Trisha Kerstin 3 dilaporkan tenggelam pada Senin (26/1) malam di lepas pantai Provinsi Basilan. Kapal tersebut diduga mengalami gangguan teknis sebelum akhirnya karam di tengah pelayaran.
Berdasarkan data otoritas pelayaran Filipina, feri tersebut mengangkut 332 penumpang dan 27 awak kapal saat kejadian. Proses pencarian dan penyelidikan penyebab pasti kecelakaan laut ini masih terus berlangsung, seiring upaya memastikan keselamatan korban selamat dan kejelasan kronologi insiden.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.