Advertisement
Korban Feri Tenggelam di Filipina Bertambah, 29 Orang Ditemukan Tewas
Kapal tenggelam - Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Jumlah korban meninggal dunia akibat tenggelamnya feri penumpang dan kargo M/V Trisha Kerstin 3 di Filipina kembali bertambah. Badan Keamanan Laut Filipina menemukan 11 jasad tambahan, sehingga total korban tewas kini mencapai 29 orang, berdasarkan laporan media setempat, Kamis.
Sebelumnya, otoritas setempat melaporkan 18 orang meninggal dunia dalam insiden yang terjadi di perairan Filipina tersebut. Penemuan jasad terbaru ini memperpanjang proses pencarian dan evakuasi korban.
Advertisement
Menurut Philippine News Agency, 11 jasad ditemukan sekitar pukul 01.50 waktu setempat (00.50 WIB) di perairan sekitar 2,75 mil laut dari komunitas Pulau Baluk-Baluk. Tim penyelam gabungan yang terdiri dari 19 personel dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian pada Kamis (28/1).
Di tengah proses evakuasi, Kedutaan Besar Rusia di Filipina memastikan tidak ada warga negara Rusia yang menjadi korban jiwa dalam peristiwa tenggelamnya feri tersebut. Pernyataan ini disampaikan Kedubes Rusia kepada kantor berita RIA Novosti.
BACA JUGA
Meski demikian, pihak Kedubes Rusia menyebutkan para diplomat tetap melakukan koordinasi dengan otoritas setempat guna memantau perkembangan penanganan insiden dan proses identifikasi korban.
Feri M/V Trisha Kerstin 3 dilaporkan tenggelam pada Senin (26/1) malam di lepas pantai Provinsi Basilan. Kapal tersebut diduga mengalami gangguan teknis sebelum akhirnya karam di tengah pelayaran.
Berdasarkan data otoritas pelayaran Filipina, feri tersebut mengangkut 332 penumpang dan 27 awak kapal saat kejadian. Proses pencarian dan penyelidikan penyebab pasti kecelakaan laut ini masih terus berlangsung, seiring upaya memastikan keselamatan korban selamat dan kejelasan kronologi insiden.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
- Dampak MBG Akan Dibaca dari Pertumbuhan Otak dan Fisik Anak
Advertisement
Kerugian Akibat Kebakaran di Sleman Sleman 2025 Capai Rp1,38 Miliar
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Donor Darah Massal Buka Agenda CSR Astra Motor Yogyakarta 2026
- Antisipasi Virus Nipah, Bandara Ngurah Rai Perketat Pintu Masuk Bali
- Kasus Dugaan Fraud PT DSI, Bareskrim Sita Dana Rp4 Miliar
- Ribuan Anak di Bantul Belum Kantongi KIA, Disdukcapil Percepat Layanan
- Kemlu: Peran Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Bersifat Multilateral
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo Kamis 29 Januari 2026
- Bupati Magelang Dorong Optimalisasi PAD Lewat PBB-P2 2026
Advertisement
Advertisement



