Borobudur 100 Digelar Desember, Ada Misi Donasi untuk Anak Cerebral Palsy
Borobudur 100 digelar 19-20 Desember 2026 dengan target 1.000 peserta sekaligus menggalang donasi untuk anak cerebral palsy.
Pengunjung Artos Mall melakukan scan barcode aplikasi PeduliLindungi. /Ist-dokumen
Harianjogja.com, MAGELANG-- Kabupaten Magelang akhirnya turun pada level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari level III menjadi level II, mulai Selasa (16/11/2021). Salah satu kelonggaran aktivitas yakni anak-anak kini bisa masuk ke pusat perbelanjaan atau mal.
General Manager Armada Town Square (Artos) Magelang, Saparina Tri Hapsari mengungkapkan Artos segera melakukan penyesuaian aturan menyusul turunnya PPKM Kabupaten Magelang jadi level II sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 60 tahun 2021, tertanggal 15 November 2021.
"Dengan turun level PPKM ini, Artos Mall tidak ada batasan usia berkunjung. Jika sebelumnya di level III anak-anak tidak boleh masuk, kini anak-anak bisa masuk mal," jelasnya, Senin (16/11/2021).
Baca juga: PPKM Kabupaten Magelang Turun Jadi Level II, Ini Aturannya
Ia menegaskan pengunjung yang masuk Artos Mall wajib melakukan skrining QR Code di aplikasi PeduliLindungi.
Di dalam mal, kini pengunjung bisa melakukan dine in atau makan di tempat. Tenant food and beverage melayani pembelian dine in dengan kapasitas 50% dan durasi 60 menit.
"Cukup pasang aplikasi PeduliLindungi di handphone, daftar sesuai kartu identitas dan jangan lua check in saat akan masuk puntu Artos Mall," katanya.
Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menjelaskan saat ini Kabupaten Magelang sudah masuk pada PPKM Level II, sehingga memungkinkan untuk aktifitas di masyarakat meningkat.
Baca juga: Hadapi Nataru, Luhut Minta Perketat Penggunaan PeduliLindungi
Meski demikian, ia berharap meskipun Kabupaten Magelang sudah masuk pada PPKM level II masyarakat tetap harus menaati protokol kesehatan secara ketat guna mencegah penularan Covid-19.
"Kita harus tetap waspada, apalagi menjelang masa libur akhir tahun di bulan Desember nanti akan ada peningkatan mobilitas masyarakat sehingga kita harus tetap waspada dan tidak ada euphoria," jelas Nanda, Selasa (16/11/2021).
Nanda menerangkan terkait ketentuan Inmendagri NO 60 tahun 2021 tersebut di antaranya di sektor pariwisata (tempat wisata umum) diperbolehkan buka dengan tetap kapasitas 25 persen.
Menurutnya, hal ini harus dipedomani bersama meskipun boleh buka adalah tetap tidak boleh melakukan hal-hal yang sifatnya tidak mengindahkan kaidah protokol kesehatan secara ketat.
"Jangan sampai dengan dibukanya pariwisata nanti malah menimbulkan masalah penularan [Covid-19] yang baru," terangnya. (Nina Atmasari)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Borobudur 100 digelar 19-20 Desember 2026 dengan target 1.000 peserta sekaligus menggalang donasi untuk anak cerebral palsy.
Windows 11 26H2 resmi tersedia. Simak syarat perangkat, cara update lewat Windows Update, fitur baru, dan masa dukungan dari Microsoft.
Jadwal bola malam ini, Selasa 13 Oktober hingga Rabu dini hari WIB, menyajikan Liga Champions Asia Elite serta Atletico Madrid vs Manchester United.
DPMPTSP Sleman menggelar Forum Konsultasi Publik untuk menyempurnakan standar pelayanan inklusif dan meningkatkan aksesibilitas bagi kelompok rentan serta penya
Serangan rudal di Riyadh memicu kekhawatiran menjelang Piala Asia 2027. FIFPRO menekankan keselamatan pemain, suporter, dan staf.
MotoGP mulai mendenda pembalap yang tidak mengikuti Hero Walk minimal 10 menit. Denda awal mencapai 5.000 euro dan meningkat jika pelanggaran berulang.