El Nino Mengintai, Harga Pangan 2027 Perlu Diwaspadai
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Tim Jibom dan Labfor Polda Jatim olah TKP ledakan di Masjid Raya Pesona Jember. Simak update penyelidikan di area tempat wudhu dan kondisi jemaah di sini. /Antara.
Harianjogja.com, JEMBER—Tim Penjinak Bom (Jibom) dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) intensif di Masjid Raya Pesona, Jember, Selasa (17/3/2026).
Penyisiran ini dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan yang terjadi di tengah pelaksanaan salat tarawih, Senin malam sebelumnya.
Petugas gabungan yang didampingi personel Brimob mulai menyisir area masjid sejak dini hari guna mengamankan barang bukti. Hingga pukul 08.30 WIB, fokus pemeriksaan diarahkan pada area tempat wudhu laki-laki yang diduga kuat menjadi titik awal sumber ledakan yang menggegerkan warga Perumahan Pesona Raya Regency tersebut.
Kasat Reskrim Polres Jember, Angga Riatma, mengonfirmasi bahwa seluruh detail teknis mengenai temuan di lapangan akan disampaikan secara resmi oleh pihak Polda Jatim. "Olah TKP masih berlangsung dan untuk detailnya nanti pihak Polda Jatim yang menyampaikan," ungkapnya saat ditemui di lokasi kejadian di Kelurahan Patrang.
Pantauan di lapangan menunjukkan petugas melakukan pemeriksaan mendalam pada bagian plafon, lubang ventilasi (rooster), hingga lemari di sekitar titik kejadian. Kapolres Jember, Bobby A. Condroputra, bersama tim ahli dari Polda Jatim turut memantau langsung proses penyelidikan ini untuk memastikan tidak ada detail yang terlewatkan.
Insiden ledakan itu sendiri terjadi pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIB, saat jemaah sedang khusyuk menjalankan ibadah tarawih. Suara dentuman yang sangat keras sempat memicu kepanikan luar biasa di lingkungan perumahan, meski beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kendati demikian, satu orang jemaah terpaksa dilarikan ke RSUD dr. Soebandi akibat mengalami gangguan pendengaran serius pasca-ledakan. Secara fisik, kerusakan bangunan terkonsentrasi pada bagian atap masjid, sementara polisi masih mendalami apakah insiden ini dipicu oleh bahan peledak atau faktor teknis lainnya.
Ketua Takmir Masjid, Muhammad Fadil, tetap berada di lokasi untuk mendampingi tim penyidik memberikan informasi yang dibutuhkan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menunggu hasil analisis resmi dari Labfor Polda Jatim guna menghindari spekulasi yang dapat mengganggu kondusivitas wilayah selama bulan Ramadan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.