Dugaan Penipuan CPNS, Putri Nia Daniaty Mengaku Terima Rp 25 Juta Per Orang

Advokat Odie Hodianto (kedua kiri) memberikan keterangan kepada wartawan pada Kamis sore (30/9/2021) di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan oleh publik figur Olivia Nathania. - Antara/Fianda Sjofjan Rassat
01 Oktober 2021 14:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Dugaan penipuan bermodus rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) menyeret putri penyanyi terkenal Nia Daniaty, Olivia Nathania.

Olivia mengakui jika telah menerima uang sebesar Rp 25 juta per orang.

Namun demikian, ia membantah uang yang diterimanya itu untuk meloloskannya sebagai PNS. 

Sebab, biaya puluhan juta rupiah tersebut hanya untuk pembayaran kursus masuk CPNS.

"Perlu saya luruskan di sini. Saya menyelenggarakan les untuk masuk CPNS, les ya kita bicaranya, bisa dicek nanti tempatnya ada, pengajarnya pun ada," kata Olivia.

"Memang saya terima uang dari situ senilai Rp25 juta per orang. Tetapi dengan nilai Rp25 juta itu, digunakan untuk apa? Wajar saya punya untung dari situ, tetapi Rp25 juta ini digunakan untuk les, untuk pengajar, sewa tempat dan lain-lain." 

Olivia dilaporkan ke polisi atas dugaan kasus penipuan dengan modus rekrutmen CPNS. Salah satu korbannya bernama Karnu.

Melalui kuasa hukumnya Odie Hodianto, Karnu mengaku telah menyetorkan uang Rp 40 juta kepada Olivia setelah diiming-imingi bisa membantu meloloskan anaknya menjadi PNS.

Namun bukannya menjadi PNS, duitnya justru raib dan tidak ada niat baik dari terlapor untuk mengembalikan uangnya.

Lantaran merasa ditipu tersebut, Karnu lalu melaporkan kasus itu kepada polisi.

Sumber : Antara