Advertisement
Pejabat Kongres: AS Belum Punya Pertahanan Memadai Hadapi Drone Shahed
Foto ilustrasi drone. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Seorang pejabat kongres menyatakan bahwa Amerika Serikat saat ini belum memiliki sistem pertahanan yang memadai untuk menghadapi serangan drone buatan Iran, khususnya jenis Shahed.
“Militer AS tidak memiliki pertahanan yang kuat untuk melawan [drone] Shahed,” kata seorang pejabat kongres yang dikutip oleh The Atlantic pada Kamis (6/3/2026), seperti dilansir Antara.
Advertisement
Pejabat tersebut menambahkan bahwa Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dan Ketua Kepala Staf Gabungan Dan Caine telah mengakui adanya kesenjangan kemampuan militer Amerika Serikat dalam menghadapi pesawat tanpa awak tersebut.
Tantangan dari Drone Shahed
BACA JUGA
Menurut laporan itu, selama ini AS lebih banyak berinvestasi pada sistem pertahanan berlapis yang dirancang untuk menghadapi ancaman dari negara yang lebih jauh seperti China, dibandingkan ancaman jarak dekat seperti Iran.
Sebelumnya, pada Rabu, CNN melaporkan bahwa Hegseth dalam pengarahan tertutup kepada anggota parlemen mengakui drone satu arah Shahed-136 milik Iran menjadi tantangan yang lebih besar bagi sistem pertahanan udara AS dari yang sebelumnya diperkirakan.
Konflik Memanas di Timur Tengah
Ketegangan meningkat setelah pada 28 Februari 2026, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan serta korban jiwa di kalangan warga sipil.
Iran kemudian membalas serangan tersebut dengan meluncurkan serangan ke sejumlah wilayah Israel serta beberapa pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pejabat Kongres: AS Belum Punya Pertahanan Memadai Hadapi Drone Shahed
- BGN Pecat Kepala SPPG Tanjung Kesuma Terkait Dugaan Pencabulan Anak
- YouTuber Resbob dan Bigmo Jadi Tersangka Fitnah Azizah Salsha
- ABK Penyelundup 2 Ton Sabu di Batam Divonis 5 Tahun Penjara
- Update Mudik Lebaran 2026: Masih Ada 2,37 Juta Tiket Kereta Api KAI
Advertisement
Tanah Bergerak di Pajangan Bantul, 20 Rumah Rusak dan 1 Roboh
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pernah Jadi Kompleks IRGC, Sekolah di Iran Hancur Diserang AS
- Ini Tanda Tekanan Emosional Sudah Perlu Bantuan Profesional
- Dinkes DIY Temukan 57 Kasus Positif Campak, Targetkan Imunisasi Merata
- Austria Jajaki Kerja Sama Bangun IKN sebagai Kota Hutan Modern
- Ini Daftar Kategori Obat dan Makanan Ilegal Terlaris di Online 2025
- Tips Mudik Penderita GERD Agar Asam Lambung Tetap Stabil
- Selat Hormuz Terganggu, Saudi Aramco Naikkan Harga Minyak ke Asia
Advertisement
Advertisement







