Varian Delta Ganggu Pemulihan Ekonomi, Ini Kata Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat mengikuti rapat kerja antara Komisi XI DPR RI dengan pemerintah di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis - Arief Hermawan P
04 Agustus 2021 12:57 WIB Jaffry Prabu Prakoso News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pemerintah sebetulnya telah memprediksi pada 2021 akan menjadi tahun pemulihan ekonomi di tengah penyebaran Covid-19.

“Memang seluruh indikator ekonomi hingga hingga kuartal II/2021 menunjukkan akselerasi yang cukup meyakinkan,” katanya pada sambutan webinar, Rabu (4/8/2012).

Sri Mulyani menjelaskan bahwa optimisme tersebut terjeda akibat varian Delta. Virus yang menyebar lebih cepat dari Covid-19 membuat pemerintah harus melakukan penyesuaian.

BACA JUGA : Covid-19 Varian Delta Sudah Menyebar di Kulonprogo

Kegiatan masyarakat dan dunia usaha yang sudah mulai bergerak kembali dibatasi. Tentu hal ini berpengaruh pada momentum pemulihan ekonomi.

“Namun, ini tidak membuat kita menyerah. Kita terus merekalibrasi, merevisi, dan melakukan penyesuaian sehingga kita yakin pada momen pemulihan tersebut yang saya yakin masih sangat kuat,” jelasnya.

Untuk mengatasi penyebaran Covid-19, Sri Mulyani menuturkan bahwa vaksinasi menjadi salah satu bagian penting. Oleh karena itu, pemerintah terus menggenjot pengadaannya.

Ini terbukti saat stok vaksin mulai tersedia di Tanah Air. Bulan ini, tambah Sri Mulyani, pemerintah berambisi meningkatkan jumlahnya agar kekebalan kelompok tercapai.

Dengan begitu, mobilitas masyarakat yang sangat identik dengan pemulihan ekonomi bisa meningkat. Di saat yang sama, penyebaran Covid-19 dapat ditekan bahkan diputus.

“Ini yang kita lakukan dalam upaya menangani pandemi dan di satu sisi terus memulihkan ekonomi,” ucapnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia