Advertisement

Bukan Menakuti, Pimpinan WHO Sebut Covid-19 Varian Delta Bukan yang Terakhir

Rika Anggraeni
Rabu, 28 Juli 2021 - 19:27 WIB
Bhekti Suryani
Bukan Menakuti, Pimpinan WHO Sebut Covid-19 Varian Delta Bukan yang Terakhir Covid-19 Varian Delta. - LIPI

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Pimpinan Teknis Covid-19 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Maria Van Kerkhove mengingatkan varian Delta bukalah yang terakhir. Varian Delta juga dapat menginfeksi tiap individu lebih mudah dan menular dibanding varian lain.

Dalam sebuah video yang diunggah oleh WHO di akun Twitter @WHO pada Selasa (27/7/2021), Maria mengatakan pihaknya masih mencoba untuk lebih memahami mengapa Covid-19 varian Delta lebih menular.

“Kami belum memiliki gambaran lengkapnya. Kita tahu bahwa beberapa mutasi yang diidentifikasi dalam varian ini, misalnya, akan membuat virus lebih mudah menempel pada sel, dan itu menginfeksi orang dengan lebih mudah,” kata Maria seperti dikutip Senin (19/7/2021).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Meskipun varian Delta lebih menular, dia mengatakan tidak terjadi peningkatan rumah sakit, keparahan, dan kematian akibat varian asal India ini.

“Artinya jumlah orang yang terinfeksi Delta tidak lebih sering mati dibandingkan varian lainnya,” jelasnya.

Meski demikian, Maria mengkhawatirkan pada perubahan virus akan terus berubah dan membuat virus tersebut semakin menjadi lebih parah.

“Yang kita khawatirkan adalah perubahannya. Sejauh ini diagnostik kami berfungsi, kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial berhasil,”

Maria mengungkapkan pembatasan sosial harus diperketat untuk waktu yang lebih lama. Namun, pembatasan ini bukan diharuskan untuk melakukan lockdown.

Di sisi lain, Maria mengatakan bahwa vaksin yang ada juga efektif terhadap varian Delta dalam mengurangi keparahan dan angka kematian.

Advertisement

“Varian Delta bukan menjadi varian terakhir. Ini tidak bermaksud untuk menakut-nakuti, itu hanya dimaksudkan untuk mengatakan ada banyak yang bisa kita lakukan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia mengingatkan agar masyarakat harus mempunyai peralatan yang membuat diri tetap aman karena semua intervensi yang berbeda akan menambah lapisan perlindungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Rawan Bencana Hidrometeorologi, BPBD Bantul Siagakan Pos di 29 Kalurahan

Bantul
| Sabtu, 08 Oktober 2022, 00:37 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement