Advertisement
Penutupan Exit Tol, Kapolda Jateng: Pengemudi Tak Penuhi Persyaratan, Putar Balik!
Sejumlah kendaraan melintasi di jalan Tol Solo Semarang saat penyusuran pra uji laik fungsi dan keselamatan Trans Jawa, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (7/12/2018). - ANTARA/Zabur Karuru
Advertisement
Harianjogja.com, SRAGEN - Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke ruas jalan tol Sragen Kamis (15/7/2021). Sidak tersebut untuk melakukan pemantauan mobilitas kendaraan menjelang penutupan exit tol yang akan dimulai tanggal 16-22 Juli 2021.
Menurut Luthfi, untuk melakukan penutupan exit tol secera serentak ini, perlu dilakukan rekayasa arus lalu lintas dengan tepat. Dia menambahkan, kendaraan yang diperbolehkan melintas hanya kendaraan yang mengangkut kebutuhan esensial, seperti sembako.
Advertisement
Sementara untuk kendaraan yang mengangkut orang wajib diperiksa, apakah telah memiliki surat vaksin, swab antigen 1 kali 24 jam dan memiliki surat kerja.
"Jika diketahui pengemudi dan penumpang tidak memiliki surat yang menjadi persyaratan pengendara, maka petugas wajib memutar balikan kendaraan tersebut," tegasnya.
Baca juga: Selama 2 Pekan, Tim Pemakaman Sleman Kuburkan 534 Jenazah Covid-19
Dia menuturkan, seluruh arus kendaraan diperketat kembali dalam rangka mengurangi mobilitas masyarakat, kecuali benar-benar bekerja di sektor esensial dan critical.
Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi menambahkan bahwa mobilitas masyarakat akan diperketat mulai 16 Juli hingga 22 Juli 2021.
"Khusus di Kabupaten Sragen, penutupan mulai dari seluruh jalur Arteri Solo – Sragen dan Sragen – Karanganyar, dan utamanya di jalur Tol. Dua exit Tol Sragen yang ditutup yakni Exit Tol Pungkruk Sidoharjo dan Exit Tol Tunjungan Sambungmacan Sragen," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Belum Tahan Yaqut dan Gus Alex, Tunggu Proses Lengkap
- Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
- Bahlil: Tambang untuk Ormas Tetap Jalan Meski Diuji MK
- Ketegangan Baru: Uni Eropa Kritik Klaim Donald Trump atas Greenland
- Pencurian Baut Rel di Blitar Ancam Keselamatan Kereta
Advertisement
Pemkab Sleman Minta Kalurahan Siapkan Strategi Hadapi Penurunan DD
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Bonus Atlet SEA Games Rp480 Miliar Dipastikan dari APBN
- Bahlil Wajibkan Etanol di BBM Mulai 2027
- Menkes Resmikan Ground Breaking CMU RSUP Sardjito
- Hari Jadi ke-73, DPRD Kulonprogo Anjangsana ke Panti Asuhan
- Indef: MBG Dorong PDB Nasional hingga 0,17 Persen pada 2040
- Pemda DIY Tegaskan UMP 2026 Sudah Jalan Tengah Buruh-Pengusaha
- Libur Nataru, Timbulan Sampah Sleman Capai 648 Ton
Advertisement
Advertisement



