Advertisement

Divonis 8 Bulan Penjara Kasus Kerumunan, Habib Rizieq Ajukan Banding Besok

Newswire
Selasa, 01 Juni 2021 - 22:27 WIB
Nina Atmasari
Divonis 8 Bulan Penjara Kasus Kerumunan, Habib Rizieq Ajukan Banding Besok Habib Rizieq Shihab menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya, Sabtu (12/12/2020). - Ist/ dokumentasi

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Habib Rizieq banding atas vonis penjara delapan bulan dalam kasus kerumunan Petamburan dan Megamendung. Rizieq akan mengajukan banding besok, Rabu (2/6/2021).

Salah satu kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, banding ini dilakukan karena sebelumnya jaksa penuntut umum (JPU) lebih dulu menyatakan banding.

"Kami akan banding resmi besok. Banding ini kami lakukan karena jaksa penuntut umum nyatakan banding terlebih dahulu," kata dia saat dikonfirmasi, Selasa (1/6/2021).

Baca juga: Wow, Bos BCA Sawer Rp50 Juta Saat Sri Mulyani Duet dengan Once Mekel

Aziz Yanuar mengatakan bahwa Habib Rizieq sebenarnya telah menerima vonis hakim dalam kasus kerumunan Petamburan dan Megamendung.

"HRS dan kawan-kawan sebenarnya sudah lelah dalam proses ini dan menerima dengan legowo vonis kemarin," ujar Aziz dilansir dari Antara.

Sebelumnya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur dalam sidang tanggal 27 Mei 2021 memvonis Rizieq Shihab hukuman delapan bulan penjara untuk kasus kerumunan Petamburan.

Vonis Habib Rizieq tersebut lebih rendah dibanding tuntutan JPU yang meminta hukuman dua tahun penjara.

Selanjutnya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis Habib Rizieq pidana denda Rp 20 juta untuk kerumunan Megamendung, lebih rendah dibanding tuntutan JPU yang meminta vonis 10 bulan penjara dan denda Rp 50 juta.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Gerindra Tak Akan Beri Bantuan Hukum ke Anggota DPRD Bantul Enggar Suryo Jatmiko

Bantul
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 14:07 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement