TNI AU Matangkan Pilot Rafale, Delapan Penerbang Jalani Pelatihan
TNI AU terus mematangkan kesiapan pilot Rafale. Delapan penerbang disiapkan melalui seleksi ketat dan pelatihan hingga ke Prancis.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. /Instagram-Meutya Hafid.
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, Meutya Hafid, mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat serta menahan rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 dalam perjalanan menuju Gaza, Palestina. Dalam rombongan tersebut terdapat tiga jurnalis asal Indonesia yang sedang menjalankan tugas peliputan.
Ketiga jurnalis Indonesia yang ikut dalam misi kemanusiaan menuju Gaza itu adalah Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo. Hingga kini, keberadaan kapal yang membawa para jurnalis tersebut belum dapat dipastikan setelah dilaporkan kehilangan kontak.
Dalam keterangan pers pemerintah yang diterima di Jakarta, Selasa (19/5/2026), Meutya Hafid mengaku prihatin atas situasi yang dialami para jurnalis Indonesia di tengah konflik yang masih berlangsung di Gaza.
"Kami mengikuti dengan penuh keprihatinan kabar mengenai jurnalis Indonesia yang tengah menjalankan tugas peliputan dalam misi kemanusiaan menuju Gaza. Di tengah situasi konflik, keselamatan insan pers harus selalu menjadi perhatian kita semua," kata Meutya.
Ia menegaskan para jurnalis hadir untuk menyampaikan fakta serta suara kemanusiaan kepada publik sehingga keberadaan mereka harus dihormati dan diberikan perlindungan yang memadai.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sedikitnya terdapat 10 kapal dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang ditahan aparat Israel. Beberapa kapal yang dilaporkan dicegat antara lain Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys.
Menurut Kemlu RI, hingga saat ini status awak kapal yang berada di dalam rombongan tersebut juga belum diketahui secara pasti.
Meutya Hafid menyatakan Kemkomdigi mendukung penuh langkah diplomatik yang dilakukan Kemlu RI guna memastikan keselamatan seluruh warga negara Indonesia yang terlibat dalam misi kemanusiaan ke Gaza.
"Kemkomdigi akan terus berkoordinasi dengan Kemlu dan pihak terkait lainnya untuk memantau perkembangan dan mendukung langkah perlindungan bagi warga negara Indonesia dalam misi tersebut," ujarnya.
Sementara itu, Kemlu RI telah melakukan koordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman untuk menyiapkan langkah perlindungan serta kemungkinan pemulangan warga negara Indonesia apabila diperlukan.
"Doa dan harapan kami menyertai seluruh jurnalis dan relawan kemanusiaan agar senantiasa diberikan keselamatan," demikian Meutya Hafid.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
TNI AU terus mematangkan kesiapan pilot Rafale. Delapan penerbang disiapkan melalui seleksi ketat dan pelatihan hingga ke Prancis.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.