Advertisement
Hari Lahir Pancasila, Ketua MPR Singgung Rasa Kebersamaan
Ilustrasi - Upacara Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (1/6/2018). - Antara/Puspa Perwitasari
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Rasa kebersamaan menjadi hal penting yang perlu dibangun kembali di tengah pandemi Covid-19.
Peringatan Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni dinilai dapat menjadi momentum untuk bersama-sama membangun kembali rasa kebersamaan, kegotongroyongan, dan optimisme rasa kebangsaan.
Advertisement
Demikian disampaikan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo terkait peringatan Hari Kelahiran Pancasila, hari ini.
"Peringatan Hari Kelahiran Pancasila ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk bersama-sama membangun kembali rasa kebersamaan, rasa kegotongroyongan, optimisme rasa kebangsaan, dan semangat kerja produktif di tengah pandemi Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan menuju Indonesia lebih tangguh dan lebih maju," kata Bamsoet, sapaan populer Bambang Soesatyo, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (31/5/2021).
Dia mengajak semua masyarakat menjadikan peringatan Hari Kelahiran Pancasila sebagai bentuk penghargaan yang setinggi-tingginya atas perjuangan para perumus dasar negara yaitu Pancasila.
Bamsoet mengigatkan pentingnya pemahaman dan implementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup atau "way of life" bangsa terpelihara dengan baik.
Pemerintah dan pemangku kepentingan harus berperan dalam menanamkan pemahaman nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara kepada anak sejak usia dini.
Dikutip dari Wikipedia, Lahirnya Pancasila adalah judul pidato yang disampaikan Soekarno dalam sidang Dokuritsu Junbi Cosakai atau Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI) pada tanggal 1 Juni 1945.
Dalam pidato ini konsep dan rumusan awal Pancasila pertama kali dikemukakan Soekarno sebagai dasar negara Indonesia merdeka.
Pidato ini pada awalnya disampaikan Soekarno tanpa judul. Sebutan "Lahirnya Pancasila" diberikan oleh mantan Ketua BPUPKI Dr. Radjiman Wedyodiningrat dalam kata pengantar buku berisi pidato yang kemudian dibukukan BPUPKI.
Sejak 2017, tanggal 1 Juni resmi menjadi hari libur nasional untuk memperingati hari Lahirnya Pancasila.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara/Wikipedia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
Advertisement
BMKG Tetapkan 10 Provinsi Siaga Hujan Lebat Rabu Ini, Termasuk DIY
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- Rekomendasi Produk Fast Moving di Shop and Bike Store
- Pengetatan Regulasi Rokok Disorot, Dikhawatirkan Memicu PHK Massal
- Perpanjangan SIM Jogja Makin Mudah, Ini Lokasi dan Jam Layanan
- Ditlantas Polda DIY: Korban Meninggal Nihil di Operasi Progo
- Jadwal Bus DAMRI Jogja-YIA Normal, Tarif Tetap Rp80 Ribu
- Puskesmas Kasihan II Kembangkan Layanan Pengobatan Tradisional
- Polisi Siap Dukung Swasembada Jagung di Gunungkidul, Ini Strateginya
Advertisement
Advertisement



