Kader Demokrat Minta Anies Jangan Ikutan Keluarkan Kebijakan Bombastis

Pengunjung memadati Pantai Karnaval Ancol, Jakarta, Kamis (6/6/2019). - ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
15 Mei 2021 18:57 WIB Hendri Tri Widi Asworo News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Salah satu kader Partai Demokrat Andi Arief mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar tidak ikut-ikutan mengeluarkan kebijakan bombastis yang bisa berdampak terhadap ledakan kasus Covid-19.

Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat itu memperingatkan Anies seiring dengan membeludaknya pengunjung di sejumlah tujuan wisata pada libur Lebaran tahun ini. Menurutnya, Anies harus konsentrasi penuh dalam penanganan Covid-19.

"Jakarta tulang punggung Indonesia melawan Covid. Jangan ikuti ajakan bombastis pertumbuhan ekonomi dengan wisata, membuka mal dll. Pemimpin harus berkarakter," tulisnya dalam akun Twitter @Andiarief_ seperti dikutip Bisnis, Sabtu (15/5/2021).

Andi menilai penanganan Covid-19 di DKI Jakarta sudah pada jalur yang benar. Oleh sebab itu, dia menyarankan pembukaan tempat-tempat wisata dan pusat keramaian jangan latah."Jangan sia-siakan momentum kepercayaan ini."

Seperti diketahui pada libur Lebaran tahun ini sejumlah tempat wisata, seperti Taman Impian Jaya Ancol, Taman Margasatwa Ragunan, hingga Taman Mini Indonesia Indah banjir pengunjung. Lonjakan pengunjung buntut dari pelarangan mudik sehingga warga memadati tempat wisata.

Taman Impian Jaya Ancol sempat mengumumkan menutup tempat wisatanya. Namun, pada hari ini tiba-tiba akses masuk ke pantai Ancol dibuka kembali karena desakan pengunjung.

Potret pengunjung yang membeludak viral di media sosial dan disandingkan dengan foto-foto keramaian waktu di India belum terjadi ledakan kasus. Hingga saat ini dari pihak pengelola Taman Impian Jaya Ancol dan Pemprov DKI belum mengeluarkan rilis mengenai kebijakan tempat wisata saat libur Lebaran. 

Sumber : bisnis.com