Pedagang Tuna Netra Kini Bisa Jualan Tetap di Pasar Ngasem
Pedagang tuna netra Gilang Rizki kini mendapat tempat berjualan di Pasar Ngasem setelah sempat ditegur karena berjualan secara asongan.
Foto udara, lahan yang telah dibersihkan untuk pembangunan hunian sementara bagi korban bencana banjir bandang di Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (19/12/2025). Pemerintah mempersiapkan lahan milik Pemkab Aceh Tamiang dan lahan perkebunan perusahaan untuk dibangun tempat hunian sementara korban bencana banjir bandang. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/foc. (ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA)
Harianjogja.com, JOGJA—Kilang Pertamina Internasional (KPI) menyalurkan bantuan kemanusiaan dan menerjunkan relawan untuk membantu masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga yang terdampak bencana alam.
Pjs Corporate Secretary KPI, Muttaqin Showwabi mengatakan, aksi kemanusiaan tersebut merupakan upaya pihaknya dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi bencana alam. Tim relawan KPI harus menempuh perjalanan sekitar tiga jam dengan kondisi medan yang cukup sulit, karena sebagian jalan masih tertutup lumpur akibat banjir.
“Sepanjang perjalanan terlihat pemukiman warga yang rusak parah diterjang banjir,” ujar Muttaqin dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (27/12/2025).
Penyaluran bantuan dilakukan melalui kolaborasi KPI dengan Baituzakkah Pertamina (BAZMA), mulai dari penggalangan donasi hingga distribusi ke lokasi terdampak. Dari hasil donasi para pekerja KPI selama kurang lebih dua pekan sejak awal kejadian, berhasil dihimpun dana lebih dari Rp340 juta yang disalurkan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.
Menurut Muttaqin, aksi ini menjadi bukti kolaborasi perusahaan dan lembaga sosial dalam menjangkau masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Pada 20 Desember 2025, relawan KPI menjangkau Dusun Pantai Tinjau, Kecamatan Sekerak, salah satu wilayah dengan dampak terparah. Lokasi tersebut berjarak sekitar satu jam dari pusat Kota Aceh Tamiang. Banjir menyebabkan sejumlah rumah hanyut dan banyak lainnya mengalami kerusakan berat. Hingga malam hari, wilayah tersebut masih gelap karena aliran listrik terputus.
“Kondisi itu mendorong KPI untuk segera menyalurkan bantuan kebutuhan dasar,” kata Muttaqin.
Bantuan yang disalurkan meliputi obat-obatan untuk lebih dari 350 penerima manfaat, perlengkapan mandi dan tidur bagi 400 orang, 200 unit peralatan kebersihan, 20 unit truk tangki air bersih, satu unit genset listrik, perlengkapan ibadah untuk 100 penerima manfaat, serta mainan anak untuk 100 anak.
Kepala Dusun Pantai Tinjau, Zulfahmi menyampaikan apresiasi atas bantuan KPI, khususnya genset listrik yang sangat membantu warga. Menurutnya, warga telah cukup lama menjalani malam dalam kegelapan akibat terputusnya listrik.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KPI. Meski hingga kini dusun kami belum memiliki akses listrik dan jaringan, dengan adanya genset dari KPI, alhamdulillah warga kini bisa kembali merasakan aliran listrik,” ujar Zulfahmi.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat Aceh Tamiang pascabencana banjir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pedagang tuna netra Gilang Rizki kini mendapat tempat berjualan di Pasar Ngasem setelah sempat ditegur karena berjualan secara asongan.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.