Advertisement
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Agam, Warga Berhamburan
Foti ilustrasi seismograf gempa bumi / StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, AGAM— Gempa bumi bermagnitudo 4,6 mengguncang wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu pagi, membuat warga Lubuk Basung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Getaran gempa dirasakan cukup kuat sekitar pukul 09.11 WIB. Sejumlah warga mengaku panik karena merasakan dua kali guncangan dalam waktu berdekatan, sehingga memilih keluar rumah guna menghindari risiko bangunan roboh.
Advertisement
Berdasarkan data gempa, guncangan pertama berkekuatan magnitudo 4,6 dengan pusat gempa berada di darat pada kedalaman 10 kilometer. Beberapa menit kemudian, gempa susulan kembali terjadi dengan kekuatan magnitudo 4,7 dan dirasakan di sejumlah wilayah sekitar Agam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam memastikan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Meski demikian, BPBD masih melakukan pendataan ke tingkat nagari untuk memastikan dampak gempa secara menyeluruh.
"Kami sekeluarga panik keluar rumah saat gempa terjadi, ternyata tetangga juga pada berhamburan keluar rumah," kata Afrida di Lubuk Basung, Minggu.
Ia mengaku merasakan dua kali getaran gempa saat dirinya bersama keluarga tengah berkumpul di dalam rumah. Pada gempa pertama, ia dan keluarga masih bertahan di dalam rumah sembari menyaksikan televisi.
Tak lama, ia merasakan gempa susulan yang cukup besar dari gempa pertama. "Saya dan keluarga langsung keluar dari rumah, karena khawatir rumah ambruk," katanya.
Gempa bumi melanda Agam dengan kekuatan bermagnitudo 4,6 Lok: 0.17 LS - 100.10 BT (18 kilometer Timur Laut Agam-Sumbar), kedalaman 10 kilometer pada pukul 09.11.34 WIB. Setelah itu bermagnitudo 4,7 pada pukul 09.15.46 WIB.
Sementara Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Abdul Ghafur menambahkan belum ada laporan kerusakan bangunan, rumah dan lainnya dampak gempa bumi melanda daerah itu sebanyak dua kali.
Namun, BPBD setempat sedang melakukan pendataan kerusakan bangunan ke pemerintah nagari. "Tidak ada laporan kerusakan bangunan dan kita masih melakukan pendataan," katanya.
BPBD Agam mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bansos PKH dan BPNT Kuartal I 2026 Cair 90 Persen, Total Rp20 Triliun
- Kasus Perdagangan Bayi Lintas Daerah, Harga Tembus Rp80 Juta
- Sekjen Kemenaker Diperiksa KPK soal Kasus Sertifikat K3
- Sindikat SMS e-Tilang Palsu Dibongkar, WNA China Kendalikan Operasi
- KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Lebaran 2026
Advertisement
4.715 Siswa Jogja Bakal Terima Bantuan Pendidikan, Cair Maret 2026
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Menaker Ingatkan Sanksi bagi Perusahaan yang Telat Bayar THR
- Iran Optimistis Negosiasi Nuklir dengan AS Segera Tercapai
- BPBD Bantul Pertahankan Status Siaga di Tengah Cuaca Ekstrem
- Putusan Dugaan Pelanggaran Etik Adies Kadir Diumumkan Pekan Ini
- Camilan Asin Sore Hari Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi Diam-Diam
- Pemkab Bantul Terbitkan SE Larangan Gratifikasi Jelang Lebaran
- Warga Baciro Jogja Bangun Biopori Jumbo untuk Olah Sampah Daun
Advertisement
Advertisement







