Wali Kota Solo Evaluasi Petugas Manahan Seusai Sepeda Hilang
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Gibran Rakabuming Raka/Antara-Aprilio Akbar
Harianjogja.com, SOLO—Pejabat pelayanan publik di Kota Solo mulai dari ketua rukun tetangga (RT), rukun warga (RW), lurah, camat dan kepala dinas, harus aktif memanfaatkan media sosial (medsos) untuk membantu tugas dan fungsi mereka.
“Sosial media itu wajib bagi semua kepala dinas, bahkan pak RT, pak Lurah, pak RW, dan camat. Semuanya wajib punya. Jadi jangan sampai ada jarak antara warga dengan pelayan publik,” tutur dia saat berbicara dalam Workshop Jurnalistik GP Ansor Jateng di The Sunan Hotel Solo, Jumat (16/4/2021).
BACA JUGA: Terus Tumbuh, Volume Kubah Lava Tengah Merapi Capai 1,6 Juta Meter Kubik
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mencontohkan langkah dia di hari pertama dilantik sebagai Wali Kota Solo. Ketika itu dia membentuk tim khusus untuk mewadahi keluhan-keluhan masyarakat dari berbagai media sosial. Selain menjaring keluhan warga, Pemkot Solo berusaha cepat merespons masukan itu.
“Di hari pertama saya dilantik, ketika dapat pengarahan dari Pak Gubernur, saya bentuk tim khusus untuk mewadahi keluhan-keluhan warga di Instagram, website dan sebagainya. Dan respons atau problem solving-nya harus cepat. Semua masalah, baik yang skalanya kecil, sampai yang besar, tak boleh ditinggal,” urai dia.
Gibran mengaku sudah mengumpulkan para lurah dan camat pada Kamis (15/4/2021) di Bale Tawangarum Balai Kota Solo. Mereka sudah diminta untuk aktif mengunggah foto atau video kegiatan, dan progres kinerja. “Saya sudah kumpulkan lurah dan camat, saya wajibkan upload foto before dan after,” kata dia.
BACA JUGA: Pemerintah Larang Mudik, Doni Mornardo: Jangan Sampai Silaturahmi Berakhir Tragis
Gibran juga menekankan pentingnya pejabat pelayanan publik merespons setiap keluhan atau masukan dari warga. Tidak hanya permasalahan dengan skala besar, tapi juga persoalan dengan skala kecil atau mikro. Dia mencontohkan keluhan warga seperti pengurusan KTP elektronik maupun kartu keluarga hilang.
“Jangan sampai juga pelayan publik ini meremehkan hal-hal kecil, memperbaiki KTP atau KK hilang. Kadang-kadang ini pada meremehkan. Jadi saya ingin semua kerja, cepat, yang gede-gede diurus yang kecil-kecil juga diurus. Di zaman kita saat ini semua sudah dipermudah dengan adanya teknologi,” tegas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Kongo memulai uji klinis TUMAINI untuk menguji kandidat vaksin Ebola Bundibugyo. WHO mencatat 9.552 kasus terkonfirmasi per 21 Oktober 2026.
Veda Ega Pratama meraih pole position Moto3 Australia 2026 dengan waktu 1 menit 35,299 detik. Ia mengaku senang dan siap menghadapi balapan.
Pengiriman PC global turun 21% pada kuartal III 2026. Lenovo masih memimpin, sedangkan Apple dan Asus mencatat kenaikan pangsa pasar.
Beasiswa WIMAYA 2026 UPN Veteran Yogyakarta menawarkan Rp250.000 per bulan. Cek syarat, dokumen, dan cara daftar sebelum 25 Oktober.
Cek delapan pengaturan ponsel sebelum liburan ke luar negeri, mulai dari roaming data, peta luring, hingga fitur pelacakan perangkat.