Indonesia Masuk 20 Besar Negara dengan Utang Terbesar
IMF memproyeksikan Indonesia berada di peringkat ke-19 utang pemerintah terbesar dunia pada 2026, dengan rasio utang terhadap PDB 40,75%.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito./Youtube
Harianjogja.com, JAKARTA – Uji klinis II Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai polemik. Satgas Penanganan Covid-19 angkat bicara.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa Vaksin Nusantara adalah jenis vaksin yang dikembangkan di Amerika dan diujicobakan di Indonesia.
“Pada prinsipnya, semua vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat harus dapat izin BPOM terutama dalam aspek keamanan, efikasi, dan kelayakan. Selama memenuhi kriteria pemerintah akan memberikan dukungan,” kata Wiku dalam konferensi pers, Kamis (15/4/2021).
Baca juga: Hasil Uji Klinik Vaksin Nusantara, Ini Temuan Serius dari BPOM
Wiku juga mengatakan, diharapkan tim Vaksin Nusantara bisa berkoordinasi dengan BPOM agar isu yang ada dapat segera terselesaikan. Dia juga menegaskan bahwa Pemerintah sangat mendukung langkah inovasi di bidang kesehatan.
Karena inovasi di bidang kesehatan merupakan langkah penting mewujudkan kemandirian bangsa, sehingga ketergantungan terhadap produk luar negeri dapat dikurangi.
"Namun demikian, inovasi di bidang kesehatan harus tetap mengikuti kaidah, tahapan ilmiah, sehingga inovasi yang dihasilkan memiliki manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Wiku.
Disamping itu, sementara Kemenristek/BRIN bubar, pemerintah tetap berkomitmen dalam mengembangkan dan menyelesaikan Vaksin Merah Putih.
Baca juga: Dinkes Sleman Ubah Strategi Vaksinasi Lansia, Begini Caranya
Pengembangan vaksin dalam negeri tidak hanya menyelesaikan masalah kapasitas vaksin di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat global. Mengingat masih ada kurang lebih 130 negara yang belum terakses vaksin Covid-19 sama sekali.
"Pengembangan Vaksin Merah Putih merupakan hasil inovasi anak bangsa dan merupakan aset intelektual negara untuk investasi jangka panjang. Pengembangan vaksin ini sepenuhnya didukung pemerintah," pungkas Wiku.
Seperti diberitakan sebelumnya, hingga saat ini, BPOM belum mengizinkan tim Vaksin Nusantara melanjutkan riset uji klinis ke tahap dua. Alasannya, tim belum melaporkan tindakan korektif yang telah diminta atas apa yang sudah dikerjakan di uji klinis tahap satu.
Vaksin Nusantara yang dikembangkan dari sel dendritik--yang biasa digunakan dalam terapi kanker, Penny menerangkan, masih harus memenuhi beberapa syarat. Di antaranya, cara Uji Klinik yang Baik (Good Clinical Practical), Proof of Concept, Good Laboratory Practice dan Cara Pembuatan Obat yang Baik (Good Manufacturing Practice).
Terawan dkk, kata Penny, telah mengabaikan banyak aspek dalam pelaksanaan uji klinis fase 1. Di antaranya, proof of concept yang belum terpenuhi dan antigen yang digunakan pada vaksin tersebut tidak memenuhi pharmaceutical grade.
Hasil dari uji klinis fase 1 terkait keamanan, efektivitas atau kemampuan potensi imunogenitas untuk meningkatkan antibodi juga dinilai belum meyakinkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
IMF memproyeksikan Indonesia berada di peringkat ke-19 utang pemerintah terbesar dunia pada 2026, dengan rasio utang terhadap PDB 40,75%.
Real Madrid bantai Schalke 3-0, Barcelona gilas Basel 5-2, dan Liverpool kalahkan Como 2-0 di uji coba pramusim. Mbappe, Adeyemi, dan Gakpo cetak gol. Simak sel
HUT ke-81 RI! Dapatkan inspirasi 20 kata-kata mutiara dan ucapan kemerdekaan: dari yang penuh semangat, singkat untuk caption, hingga doa & harapan. Cocok untuk
Santos kalahkan Vasco da Gama 3-0 di Serie A Brasil. Drama terjadi antara Neymar dan Thiago Mendes: penolakan salaman, kartu kuning, dan rivalitas yang berlanju
Perlukah HP Android dipasang antivirus? Simak penjelasan lengkap soal Play Protect, malware, phishing, Wi-Fi publik, dan kapan antivirus masih dibutuhkan.
Ancaman boikot Piala Dunia U20 Wanita mengguncang sepak bola dunia. Di baliknya, kritik tajam terhadap tata kelola FIFA dan ketimpangan gender. Bisakah ini jadi