Advertisement
Skandal Epstein: Eks Dubes Inggris Peter Mandelson Ditangkap
Peter Mandelson - PA Media
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Mantan Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat, Peter Mandelson, ditangkap Kepolisian Metropolitan London terkait dugaan pelanggaran jabatan yang dikaitkan dengan Jeffrey Epstein.
Penangkapan tokoh yang dikenal sebagai Lord Mandelson itu dilakukan di kediamannya di kawasan Camden, London Utara. Seusai menjalani pemeriksaan awal, pria berusia 72 tahun tersebut dilaporkan dibebaskan dengan jaminan sambil menunggu proses penyelidikan lanjutan.
Advertisement
Mengutip Times of Oman, penyelidikan mencuat setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis sejumlah dokumen pada akhir Januari. Dalam dokumen tersebut, muncul dugaan bahwa saat menjabat sebagai Menteri Bisnis periode 2008–2010, Mandelson membocorkan informasi sensitif kepada Epstein.
Informasi yang diduga dibagikan meliputi rencana penjualan aset negara, kebijakan pajak, hingga pembahasan dana talangan (bailout) Eropa.
BACA JUGA
Sorotan terhadap Mandelson juga menguat setelah terungkap adanya catatan tulisan tangan yang menyebut Epstein sebagai “sahabat terbaikku”. Seusai temuan tersebut mencuat, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer memecat Mandelson dari jabatan duta besar pada September 2025.
“Ia berbohong berulang kali kepada tim saya ketika ditanya tentang hubungannya dengan Epstein, sebelum dan selama masa jabatannya sebagai duta besar,” ujar Starmer di hadapan Majelis Rendah Inggris, dikutip BBC.
Skandal ini memicu tekanan politik di Inggris. Sejumlah pejabat di lingkar pemerintahan disebut mengundurkan diri, sementara pemerintah bersiap merilis dokumen terkait pengangkatan Mandelson pada Maret mendatang.
Di sisi lain, tim kuasa hukum Mandelson dari firma Mishcon de Reya membantah tuduhan tersebut. Mereka menyatakan kliennya tidak melakukan tindakan kriminal dan menyesali kedekatannya dengan Epstein, yang menurut mereka didasari ketidaktahuan atas kejahatan seksual yang kemudian terungkap sebelum kematian Epstein pada 2019.
Kasus ini semakin menjadi perhatian publik karena terjadi tidak lama setelah penangkapan Pangeran Andrew dalam dugaan perkara berbeda yang juga dikaitkan dengan Epstein. Penyelidikan lintas negara kini disebut tengah menelusuri relasi sejumlah tokoh berpengaruh yang memiliki hubungan dengan finansial asal Amerika Serikat tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- AS Tarik 2.000 Marinir dari Jepang, Perkuat Serangan Lawan Iran
- Pamit Bukber, Remaja Ditemukan Tewas di Jalur Ngobaran Gunungkidul
- Teror Aktivis KontraS, Peradi Minta Jaminan Keamanan bagi Penggiat HAM
- BMKG Sebut Kemarau 2026 Lebih Kering, Wilayah Jateng Diminta Siaga
- Festival Hadroh dan Aksi Sosial Semarakkan Ramadan di Harian Jogja
- Cek Waktu Buka Puasa Jogja Hari Ini Sabtu 14 Maret 2026
- Sambut 143 Juta Pemudik, Kemkomdigi Luncurkan Layanan MudikPedia 2026
Advertisement
Advertisement








