Advertisement
Meksiko Serahkan Puluhan Anggota Kartel Narkoba ke AS Sejak 2025
Foto ilustrasi penangkapan pelaku tindak kejahatan. - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Advertisement
Harianjogja.com, MOSKOW—Pemerintah Meksiko dilaporkan diam-diam menyerahkan hampir 100 anggota kartel narkoba ke Amerika Serikat sejak 2025 untuk menjalani proses hukum di sana. Langkah ini terjadi setelah Amerika Serikat menetapkan kartel Meksiko sebagai organisasi teroris asing dan meningkatkan tekanan kerja sama keamanan bilateral.
Laporan tersebut disampaikan media Amerika Serikat, New York Post, yang menyebut penyerahan anggota kartel narkoba ke AS berlangsung dalam kurun waktu sekitar satu tahun terakhir melalui koordinasi aparat keamanan kedua negara. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemberantasan kejahatan lintas negara yang semakin diperketat.
Advertisement
Menurut laporan itu, penyerahan para tersangka dilakukan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menetapkan kelompok kartel Meksiko sebagai organisasi teroris asing sekaligus mendorong pemerintah Meksiko untuk memperkuat kerja sama penegakan hukum.
Sejak Februari 2025, militer Meksiko disebut telah menyerahkan total 92 pelaku kejahatan ke Amerika Serikat dalam tiga gelombang operasi berbeda.
BACA JUGA
Salah satu individu yang diserahkan ke AS merupakan saudara dari pemimpin kartel Jalisco New Generation, Ruben Nemesio Oseguera Cervantes, yang lebih dikenal dengan nama “El Mencho”.
Pada 22 Februari, Kementerian Pertahanan Meksiko juga mengumumkan operasi penangkapan terhadap “El Mencho”, yang kemudian dilaporkan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya saat proses pemindahan ke Mexico City.
Operasi tersebut memicu kerusuhan besar di berbagai wilayah Meksiko, termasuk aksi pembakaran kendaraan, blokade jalan, serta serangan terhadap aparat penegak hukum di belasan kota. Situasi keamanan yang memanas ini menunjukkan besarnya pengaruh jaringan kartel narkoba terhadap stabilitas keamanan domestik Meksiko, sekaligus menjadi latar belakang meningkatnya kerja sama dengan Amerika Serikat dalam penanganan kejahatan terorganisasi lintas negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
- Prabowo: Indonesia Aman Pangan di Tengah Krisis Global
- Longsor Sampah Bantargebang: 2 Korban Lagi Ditemukan Meninggal
- Pecah Kongsi, AS Kecewa Serangan Israel ke Depot BBM Iran
Advertisement
Tol Jogja-Solo Segmen Purwomartani Dibuka Mudik Lebaran, Masuk Gratis
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pelecehan Siswa SLB Belum Ada Tersangka Polresta Jogja Tunggu Psikolog
- AJI Yogyakarta Buka Posko Aduan THR Jurnalis di DIY
- Iran Klaim Sukses Luncurkan Rudal Hipersonik Operasi Janji Sejati 4
- Ahli Onkologi Ungkap Fakta Skincare yang Picu Risiko Kanker
- ASN di DIY Dilarang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran
- Dispusip Sleman Dukung Kualitas Literasi Tanpa Anggaran
- Marc Klok Tegaskan Pentingnya FIFA Series 2026 Bagi Timnas Indonesia
Advertisement
Advertisement








