Advertisement

Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, 2 Korban Masih Hilang

Newswire
Minggu, 22 Februari 2026 - 22:17 WIB
Sunartono
Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, 2 Korban Masih Hilang Kapal tenggelam - Ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, PALU—Dua korban kapal tenggelam KLM Nur Ainun Balqis di Selat Makassar, wilayah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, dipastikan masih hilang setelah operasi SAR selama tujuh hari resmi dihentikan. Keputusan ini diambil seusai musyawarah tim SAR gabungan bersama keluarga korban dan pemerintah setempat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal, menyampaikan hingga hari ketujuh pencarian, tanda-tanda keberadaan korban belum ditemukan. “Hari ke tujuh operasi SAR, korban belum ditemukan. Hingga Pukul 15.45 Wita tim SAR gabungan bersama pihak keluarga dan pemerintah setempat bermusyawarah kemudian bersepakat kegiatan pencarian dihentikan,” kata Muh Rizal di Palu, Minggu.

Advertisement

Ia menambahkan, meski operasi SAR ditutup, proses pemantauan tetap dilakukan. Apabila ditemukan indikasi keberadaan korban, operasi SAR akan dibuka kembali. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Selama tujuh hari proses pencarian, tim menggunakan kapal negara KN SAR Baladewa yang dibantu kapal nelayan serta personel SAR gabungan. Namun hingga hari terakhir, upaya penyisiran belum membuahkan hasil.

Pada hari ketujuh, operasi dimulai pukul 07.30 Wita dari dermaga KN SAR Baladewa di Kota Palu. Radius pencarian dipersempit menjadi sekitar 50 mil laut untuk meningkatkan efektivitas penyisiran.

“Jarak antartrek pencarian 1 mil laut arah selatan dan barat, pada proses pencarian tim terkendala karena posisi tepat tenggelamnya KLM Nur Ainun Balqis tidak diketahui,” ujarnya.

Menurutnya, tim SAR gabungan telah berupaya maksimal dengan menyisir sejumlah titik yang dicurigai sebagai lokasi kapal tenggelam, meski koordinat pasti kejadian tidak teridentifikasi.

Kapal tersebut diketahui mengangkut lima orang. Tiga korban, yakni Saharudin (47), Muh Alwi (32), dan Mukain (47), berhasil ditemukan selamat oleh nelayan Donggala. Sementara itu, dua korban lainnya, Guswan (47) dan Adam (20), hingga kini dinyatakan hilang.

Berdasarkan laporan, KLM Nur Ainun Balqis berangkat dari Pelabuhan Nunukan, Kalimantan Utara, menuju Pelabuhan Orange, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, pada Kamis (12/2) sekitar pukul 02.00 Wita.

“Di tengah perjalanan saat berada di Selat Makassar kapal dihantam ombak dan mengalami oleng hingga tenggelam, seluruh penumpang sekaligus awak kapal melompat ke kalut menyelamatkan diri,” kata dia, menggambarkan detik-detik kapal dihantam gelombang sebelum akhirnya karam di perairan Selat Makassar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Diskon 30 Persen Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia

Diskon 30 Persen Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia

Jogja
| Minggu, 22 Februari 2026, 23:17 WIB

Advertisement

Lalampa, Wisata Kuliner Khas Malut Favorit Saat Ramadan

Lalampa, Wisata Kuliner Khas Malut Favorit Saat Ramadan

Wisata
| Minggu, 22 Februari 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement