Advertisement
Tembus Rp130,03 Triliun, Sri Mulyani: Anggaran Covid-19 Setara 4 proyek MRT
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan sambutan acara virtual saat acara Bisnis Indonesia Award di Jakarta, Senin (14/12/2020). Bisnis - Abdurachman
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan total anggaran penanganan Covid-19 dan program vaksinasi yang mencakup pengadaan, perawatan, insentif tenaga kerja hingga testing dan tracing Covid-19 telah mencapai Rp130,03 triliun pada tahun ini.
“Total anggaran vaksinasi dan perawatan serta testing tracing Covid-19 tahun 2021 ini adalah Rp130,03 triliun,” katanya dalam akun Instagram resminya, Rabu (31/3/2021).
Advertisement
Adapun, dia merinci anggaran senilai Rp130,03 triliun tersebut mencakup pengadaan dan program vaksin senilai Rp58,18 triliun, testing dan tracing Rp9,91 triliun, serta perawatan (therapeutic) dan insentif tenaga kesehatan senilai Rp61,94 triliun.
BACA JUGA : Kalurahan di Gunungkidul Ikut Lakukan Refokusing Anggaran
Dalam postingan Instagram @smindrawati tersebut, mantan petinggi Bank Dunia itu membandingkan bahwa anggaran tersebut setara dengan tujuh kali anggaran pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai. Kemudian, anggaran tersebut juga sama dengan dengan 34 kali pembangunan Wisma Atlet atau empat kali pembangunan MRT atau 81 kali pembangunan air minum Jatiluhur.
Menurutnya, anggaran penanganan Covid-19 ini seluruhnya dibiayai oleh APBN. "APBN bekerja sangat keras melindungi rakyat dan perekonomian menghadapi Covid-19,” tegasnya.
BACA JUGA : Pemkab Sleman Kerahkan Anggaran hingga Rp80 Miliar
"Kita terus bekerja keras memulihkan ekonomi dan memulihkan kegiatan masyarakat dengan tetap menjaga disiplin kesehatan dan menekan penyebaran dan penularan Covid-19," tulis Sri Mulyani.
View this post on Instagram
Untuk itu, dia mengajak masyarakat tetap jaga disiplin kesehatan menggunakan Masker, Menjaga Jarak dan Sering Mencuci Tangan untuk mencegah penularan Covid-19.
"Hanya dengan kebersamaan dan gotong royong, insyallah kita dapat menanggulangi pandemi dan menyehatkan masyarakat dan ekonomi kita sehingga dapat meringankan beban dan menyehatkan APBN [Keuangan Negara] kembali," ungkapnya.
Per 31 Maret 2021, Sri Mulyani mencatat vaksinasi di Indonesia telah mencapai 11,2 juta dosis diberikan kepada masyarakat secara gratis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Wisatawan Lumajang Tersambar Petir, Satu Tewas di Pantai Bambang
- Gempa M 6,5 Guncang Maluku Barat Daya, Warga Berhamburan
- Iran Batasi Selat Hormuz, Ini Negara yang Diizinkan Melintas
- Kualitas Udara Jakarta Memburuk saat Arus Balik, Kategori Tidak Sehat
- Antrean Truk di Ketapang Mengular 12 Jam, Sopir Keluhkan Layanan
Advertisement
Bantul Siapkan Uji Coba Parkir Digital di 27 Titik, Bayar Pakai QRIS
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Angin Kencang di Prambanan: Belasan Rumah Rusak dan Joglo Roboh
- Volume Surat Menyurat Turun 40 Persen, Ini Strategi Kantor Pos Jogja
- HUT ke-22 Tagana Sleman: Danang Maharsa Puji Dedikasi Relawan
- Ansyari Lubis Minta PSS Sleman Tampil Maksimal Lawan Kendal Tornado
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
Advertisement
Advertisement







