Advertisement

Verifikasi Rumah Rusak Banjir Bandang Tapteng Dikebut

Newswire
Minggu, 22 Februari 2026 - 23:07 WIB
Sunartono
Verifikasi Rumah Rusak Banjir Bandang Tapteng Dikebut Verifikasi rumah rusak banjir bandang Tapteng kembali dilakukan. Pemprov Sumut siapkan bantuan Rp60 juta untuk rumah rusak berat. - Antara.

Advertisement

Harianjogja.com, TAPANULI TENGAH—Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, kembali mengintensifkan verifikasi data rumah rusak akibat banjir bandang November 2025 guna memastikan seluruh warga terdampak tercatat lengkap dan akurat. Langkah ini menjadi krusial dalam penyaluran bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir bandang Tapteng.

Proses pendataan terbaru dimulai Minggu (22/2) dengan menyasar dua kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Tukka dan Kecamatan Badiri. Tim Penanggulangan Bencana Tapteng diterjunkan langsung ke lapangan untuk memvalidasi kondisi rumah warga berdasarkan tingkat kerusakan, mulai dari rusak berat, sedang, hingga ringan.

Advertisement

"Pendataan ini untuk memastikan rumah warga yang terdampak banjir bandang terdata semua," kata anggota Tim Penanggulangan Bencana Tapteng, Osis Waluyo Manik, di Tapanuli Tengah, Minggu.

Menurut dia, verifikasi kali ini dilakukan secara lebih detail agar tidak ada satu pun rumah terdampak banjir bandang Tapteng yang terlewat dari daftar penerima bantuan.

Ia menyebutkan, khusus di Kecamatan Tukka, terdapat tiga tim yang bergerak simultan mengumpulkan dan mencocokkan data di lapangan. Skema ini diharapkan membuat laporan yang dikirimkan ke Pemerintah Pusat menjadi lebih komprehensif dan akurat.

"Pendataan ini sudah yang ketiga kalinya dan kali ini kami melaksanakan kegiatan pendataan secara valid," ujarnya.

Waluyo menambahkan, di Kelurahan/Kecamatan Tukka tercatat lebih dari 100 rumah mengalami kerusakan akibat banjir bandang November 2025. Data tersebut kini masih dalam tahap verifikasi lanjutan untuk memastikan kesesuaian antara laporan awal dan kondisi riil di lapangan.

"Tadi kami menemukan 10 rumah yang belum masuk pada pendataan sebelumnya," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi telah menyiapkan bantuan sebesar Rp60 juta bagi penyintas banjir bandang Tapteng yang rumahnya mengalami kerusakan berat. Dukungan anggaran tersebut dialokasikan untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi hunian masyarakat terdampak.

"Pemerintah sudah menyiapkan anggaran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi hunian masyarakat. Jadi bagi bapak/ibu yang rumahnya rusak berat, bantuannya Rp60 juta," kata Bobby, Kamis (19/2), seraya menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi dalam percepatan pemulihan pascabencana banjir bandang Tapteng yang melanda wilayah tersebut pada November 2025 dan berdampak pada ratusan rumah warga di sejumlah kecamatan terdampak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Diskon 30 Persen Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia

Diskon 30 Persen Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia

Jogja
| Minggu, 22 Februari 2026, 23:17 WIB

Advertisement

Lalampa, Wisata Kuliner Khas Malut Favorit Saat Ramadan

Lalampa, Wisata Kuliner Khas Malut Favorit Saat Ramadan

Wisata
| Minggu, 22 Februari 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement