Pertamina Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Ledakan Dipenuhi

Warga terdampak tragedi ledakan tangki kilang minyak Balongan saat dipindahkan ke lokasi tinggal sementara
30 Maret 2021 22:57 WIB Hakim Baihaqi News Share :

Harianjogja.com, INDRAMAYU - SVP Corporate Communications and Investor Relations Pertamina Agus Suprijanto memastikan warga terdampak tragedi ledakan tangki di kilang minyak Balongan akan terus dilayani dengan baik.

"Pertamina terus menyalurkan berbagai bantuan kepada warga terdampak," kata Agus di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (30/3/2021).

Selain itu, Pertamina memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk 74 hari ke depan dipastikan aman. Berdasarkan data, pasokan gasoline (bensin) secara nasional sebesar 10,5 juta barel, Gasoil (Solar) 8,8 juta barel, dan Avtur 3,2 juta barel.

BACA JUGA : Ledakan dan Kebakaran Kilang Balongan, Bos Pertamina Buka Suara

Agus mengatakan, saat ini pihaknya tengah menjalankan skenario kedaruratan, "Suplai pengganti dijalankan dari Kilang Cilacap dan TPPI,” kata Agus.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, untuk masyarakat di wilayah Jawa Barat tidak perlu khawatir, lantaran stok BBM akan mencukupi. Di kilang minyak Balongan, bagian yang terbakar hanya tangki.

Terkait dampak sosial, kata Uu, Pertamina terus melakukan upaya untuk meminimalisir kerugian kepada masyarakat terdampak ledakan tersebut. Bantuan dari Pemprov Jabar pun sudah diberikan.

“Kami yakin Pertamina sudah profesional dalam menangani setiap kejadian yang ada di wilayah operasionalnya,” kata Uu.

Sebelumnya, Kilang Pertamina Balongan tepatnya di tangki T-301G pada Senin (29/3/2021) dini hari meledak. Pihak Pertamina mengklaim, kejadian tersebut akibat tangki penyimpanan tersambar petir.

Sebanyak 912 warga terdampak akibat meledaknya kilang minyak milik PT Pertamina di Desa Balongan, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021).

BACA JUGA : 21 Orang Terluka Akibat Ledakan Kilang Minyak PT Pertamina

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Bisnis.com, ratusan warga tersebut diungsikan di Komplek Perum Pertamina Bumi Patra.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu menyatakan, peristiwa akibat terbakarnya tiga unit tank product premium 42 T 301 A/B/C itu berdampak ke lima desa.

Sebanyak lima desa tersebut yakni Desa Balongan, Desa Sukareja, Desa Rawadalem, Desa Sukaurip, dan Desa Tegalurung. (K45)

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia