Advertisement
Singgung soal Lurah, Amien Rais Diperingatkan Kubu Moeldoko
Amien Rais - Antara/Adeng Bustomi
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Demokrat kubu Moeldoko angkat bicara terkait tudingan Amien Rais yang menyebut Moeldoko mendapat kerlingan dari 'Lurah' dalam upaya pengambilalihan Partai Demokrat.
Panitia Kongres Luar Biasa atau KLB Demokrat Deli Serdang Ilal Ferhard meminta Amien Rais tak asal melontarkan tudingan kepada Moeldoko. Dia mengatakan Amien Rais sebagai tokoh politik senior dan tokoh masyarakat seharusnya bersikap netral.
Advertisement
"Saya berharap Pak Amien Rais tidak asal bicara jangan asal bunyi, jangan asbun, cari data dulu yang benar jangan main tudang-tuding kepada Pak Lurah, kepada Pak Moeldoko dan pemerintah khususnya," kata Ilal Minggu (14/3/2021).
BACA JUGA : AHY Ajukan Gugatan, Demokrat versi KLB: Kami Tunggu!
Ilal mengatakan terpilihnya Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat hasil KLB Deli Serdang tak berkaitan dengan pemerintah. Menurutnya, penggagas dan panitia lah yang meminta Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko untuk hadir dan dicalonkan menjadi ketua umum.
Ilal pun beralasan ada dua calon ketua umum dalam KLB Deli Serdang itu, yakni Moeldoko dan Marzuki Alie, mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat yang juga merupakan kader Demokrat. Kata Ilal, landasan KLB Deli Serdang itu adalah Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) tahun 2001-2005.
Ilal juga meminta pendiri Partai Ummat itu untuk mempelajari terlebih dulu AD/ART Demokrat tahun 2020 hasil Kongres V yang menetapkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua umum.
Dia menuding ada pemalsuan data, hilangnya mukadimah partai, dan perubahan kewenangan Majelis Tinggi Partai dari Kongres V itu.
Ilal pun meminta Amien Rais lebih bijak dalam berpolitik. Dia menyarankan Amien membaca dan memahami AD/ART Demokrat hasil Kongres 2020 agar mengetahui alasan KLB.
BACA JUGA : Konflik Partai Demokrat: Mantan Pimpinan KPK Jadi Jadi Kuasa Hukum AHY
Ilal mengklaim, KLB Deli Serdang digelar untuk mencari figur pemimpin untuk menyelamatkan Demokrat. "Saya pikir Pak Amien Rais hati-hati bicara, jangan sampai nanti (kami) membawanya ke ranah hukum," ucap Ilal.
Amien sebelumnya menduga langkah Moeldoko terkait Demokrat mendapat restu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia juga menyinggung sikap diam Presiden Jokowi hingga hari ini.
"Saya tidak yakin Moeldoko berani, seberani itu tanpa kerlingan atau kedipan dari lurah kita itu," kata Amien Rais dalam akun Youtube Amien Rais Official, Sabtu (13/3/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- AS-Iran Sepakat Gencatan Senjata, Israel Pasang Syarat
- Kasus Campak Naik, Nakes di Daerah Rawan Diprioritaskan Vaksin
- PBB Pastikan Gugurnya TNI di Lebanon Akibat Serangan Tank Israel
- Pernyataan Trump Terkait Gencatan Senjata dengan Iran
- Harga Minyak Dunia Anjlok Seusai Keputusan Gencatan Senjata AS-Iran
Advertisement
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Belanja Pegawai di Bawah 30 Persen, Sleman Pastikan Aman dari PHK
- Menkeu Tegaskan Kebijakan BBM Subsidi Atas Arahan Presiden
- Jadwal KRL Solo Jogja Hari Ini, Berangkat dari Stasiun Palur, 8 April
- Hasil Real Madrid vs Bayern Skor 1-2, Harry Kane Bungkam Bernabeu
- DPRD Kulonprogo Dorong Audit Total PT SAK oleh BPKP
- Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini, Rabu 8 April 2026 Naik dari Tugu
- Polri Ungkap Potensi Kerugian Kebocoran Subsidi BBM-LPG Capai Rp1,26 T
Advertisement
Advertisement








