Advertisement
AS-Iran Sepakat Gencatan Senjata, Israel Pasang Syarat
Ilustrasi bendara Israel dan Iran retak, simbolisasi pecah perang dua negara. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, YERUSALEM — Israel menyatakan dukungan terhadap rencana gencatan senjata selama dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran, dengan sejumlah syarat strategis.
Dukungan itu disampaikan melalui kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Rabu (8/4/2026). Israel meminta Iran membuka akses pelayaran di Selat Hormuz serta menghentikan serangan terhadap AS, Israel, dan negara-negara kawasan.
Advertisement
Meski mendukung kesepakatan tersebut, Israel menegaskan operasi militernya di Lebanon akan tetap berlangsung. Pemerintah Israel menyebut gencatan senjata itu tidak mencakup wilayah Lebanon.
Sejak 3 Maret, konflik antara Israel dan Hizbullah terus memanas. Israel melakukan serangan udara besar-besaran di Lebanon selatan dan Beirut, disertai operasi darat di wilayah perbatasan.
BACA JUGA
Fokus Ancaman Iran
Israel juga menyatakan dukungannya terhadap upaya AS dalam menekan ancaman Iran, termasuk terkait program nuklir, pengembangan rudal, dan aktivitas yang dinilai mengganggu stabilitas kawasan.
Pemerintah Israel mengklaim bahwa tujuan tersebut menjadi kepentingan bersama antara AS, Israel, dan sekutu regionalnya dalam negosiasi mendatang.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan negaranya akan membuka jalur pelayaran di Selat Hormuz selama dua pekan.
Namun, akses tersebut tetap berada di bawah pengawasan militer Iran dan tunduk pada pembatasan teknis tertentu.
Kesepakatan dan Negosiasi Lanjutan
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata bilateral dengan Iran pada Selasa (7/4/2026). Salah satu poin pentingnya adalah pembukaan Selat Hormuz oleh Teheran.
Selanjutnya, perundingan lanjutan antara kedua negara dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan.
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyebut pembahasan akan mencakup sejumlah isu strategis, mulai dari pencabutan sanksi, kelanjutan program nuklir, hingga rencana penarikan pasukan AS dari kawasan Timur Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Percepatan Layanan, Ini Daftarnya
- Korut Kecam Jepang soal Denuklirisasi, Ketegangan Meningkat
- Dapur MBG di Ngawi Meledak Timbulkan Luka Bakar, Diselidiki Labfor
- Pelecehan Seksual di FHUI Jadi Alarm Serius, Simak Kronologinya
- Kemarau Lebih Kering Tahun Ini, Intai Cadangan Air Tanah
Advertisement
Pemkab Gunungkidul Akan Bangun TPR Pantai Senilai Rp2,6 Miliar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Peta Mobil Terlaris Bergeser di Kuartal 1 2026, Ini Daftarnya
- Remaja Tewas di Arteri Madukoro Seusai Tabrak Lari Malam Hari
- Update WhatsApp iPhone Bikin Chat dan Foto Lebih Mudah
- Dapur MBG di Ngawi Meledak Timbulkan Luka Bakar, Diselidiki Labfor
- Kebakaran BYD di China Picu Kekhawatiran, Ini Risiko EV
- Kelok 23 Punya View Laut, Disiapkan Jadi Destinasi Baru
- 93 Persen Anak Alami Karies, Orang Tua Diminta Waspada
Advertisement
Advertisement






