Advertisement

AS-Iran Sepakat Gencatan Senjata, Israel Pasang Syarat

Abdul Hamied Razak
Rabu, 08 April 2026 - 19:27 WIB
Abdul Hamied Razak
AS-Iran Sepakat Gencatan Senjata, Israel Pasang Syarat Ilustrasi bendara Israel dan Iran retak, simbolisasi pecah perang dua negara. / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, YERUSALEM — Israel menyatakan dukungan terhadap rencana gencatan senjata selama dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran, dengan sejumlah syarat strategis.

Dukungan itu disampaikan melalui kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Rabu (8/4/2026). Israel meminta Iran membuka akses pelayaran di Selat Hormuz serta menghentikan serangan terhadap AS, Israel, dan negara-negara kawasan.

Advertisement

Meski mendukung kesepakatan tersebut, Israel menegaskan operasi militernya di Lebanon akan tetap berlangsung. Pemerintah Israel menyebut gencatan senjata itu tidak mencakup wilayah Lebanon.

Sejak 3 Maret, konflik antara Israel dan Hizbullah terus memanas. Israel melakukan serangan udara besar-besaran di Lebanon selatan dan Beirut, disertai operasi darat di wilayah perbatasan.

Fokus Ancaman Iran

Israel juga menyatakan dukungannya terhadap upaya AS dalam menekan ancaman Iran, termasuk terkait program nuklir, pengembangan rudal, dan aktivitas yang dinilai mengganggu stabilitas kawasan.

Pemerintah Israel mengklaim bahwa tujuan tersebut menjadi kepentingan bersama antara AS, Israel, dan sekutu regionalnya dalam negosiasi mendatang.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan negaranya akan membuka jalur pelayaran di Selat Hormuz selama dua pekan.

Namun, akses tersebut tetap berada di bawah pengawasan militer Iran dan tunduk pada pembatasan teknis tertentu.

Kesepakatan dan Negosiasi Lanjutan

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata bilateral dengan Iran pada Selasa (7/4/2026). Salah satu poin pentingnya adalah pembukaan Selat Hormuz oleh Teheran.

Selanjutnya, perundingan lanjutan antara kedua negara dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyebut pembahasan akan mencakup sejumlah isu strategis, mulai dari pencabutan sanksi, kelanjutan program nuklir, hingga rencana penarikan pasukan AS dari kawasan Timur Tengah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Kasus Pengoplosan LPG Subsidi Jadi 12 Kg di Bantul Terbongkar

Kasus Pengoplosan LPG Subsidi Jadi 12 Kg di Bantul Terbongkar

Bantul
| Rabu, 08 April 2026, 20:57 WIB

Advertisement

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Wisata
| Rabu, 08 April 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement