Advertisement
Facebook Masih Jadi Kanal Utama Peredaran Produk Ilegal
Ilustrasi Media Sosial / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, MATARAM— Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Mataram menyebut Facebook menjadi kanal utama peredaran produk ilegal di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dari 296 tautan yang terindikasi memasarkan produk ilegal sepanjang 2025, platform tersebut mendominasi dengan porsi 74,7 persen.
Kepala BBPOM Mataram, Yogi Abaso, mengatakan seluruh temuan telah dilaporkan ke Badan POM untuk diteruskan ke Kementerian Komunikasi dan Digital guna dilakukan penurunan konten atau takedown. “Langkah ini bersifat preventif untuk meminimalisir risiko kesehatan masyarakat akibat penggunaan produk yang belum terjamin keamanan, khasiat, dan mutunya,” ujar Yogi, Rabu (8/4/2026).
Advertisement
Selain Facebook, BBPOM Mataram mencatat peredaran produk ilegal juga terjadi di platform e-commerce seperti Shopee (15,5 persen) dan Tokopedia (9,8 persen). Dari sisi wilayah, Kota Mataram menjadi pusat aktivitas dengan kontribusi 61 persen atau 184 tautan, diikuti Lombok Timur 60 tautan, Lombok Barat 33 tautan, Lombok Tengah 18 tautan, dan Lombok Utara 1 tautan.
Kosmetik menjadi komoditas yang paling banyak ditemukan, mencapai 138 tautan atau 47 persen dari total temuan. Sementara itu, obat bahan alam tercatat 67 tautan, dan produk stamina pria sekitar 30 persen. Mayoritas pelanggaran berupa peredaran produk tanpa izin edar (62 persen), menunjukkan masih banyak pelaku usaha yang mengabaikan aspek legalitas dan keamanan produk sebelum dipasarkan.
BACA JUGA
Yogi menegaskan tingginya konsentrasi peredaran di perkotaan serta dominasi media sosial sebagai sarana distribusi membutuhkan pengawasan lebih intensif. Ia juga mendorong masyarakat meningkatkan literasi dan selektif dalam memilih produk yang telah memiliki izin edar resmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Ungkap Kronologi Kebakaran Tewaskan Satu Keluarga di Jakbar
- TNI AD Kerahkan 209 Personel Evakuasi Heli Jatuh di Kalbar
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- Kejagung: Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Terima Suap Rp1,5 Miliar
- Tragedi Kahramanmaras: Siswa Tembaki Kelas, Telan 9 Korban Jiwa
Advertisement
Terseret Kenaikan Debit Air, Lima Warga Terjebak di Kali Progo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DIY Masuk Fase Akhir Siklus Gempa Besar, Warga Diminta Waspada
- Harga Kedelai Melonjak, Ancaman Cabut Izin Menguat
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- Jejak Pencuri Gamelan di Jogja Terungkap Setelah Aksi Kedua
- Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih 2026, Cek Syarat dan Linknya
- PLN Beri Diskon Tambah Daya Listrik Setengah Harga Saat WFH
- Uang Miliaran dan Emas Disita dari Kantor Tersangka TPPU
Advertisement
Advertisement







