Begini Cara Mengecek Rumah Subsidi Secara Online, Termasuk Info Lokasi dan Harga

Pekerja beraktifitas di proyek pembangunan perumahan di Bogor, Jawa Barat, Senin (30/3/2020). - JIBI/Bisnis.com/Abdurachman
22 Februari 2021 14:07 WIB Muhammad Khadafi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA  - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun ini menyiapkan bantuan subsisi perumahan sebanyak 380.276 unit dengan alokasi anggaran sebesar Rp21,69 triliun.

Bantuan pembiayaan perumahan pada 2021 terdiri dari empat program yaitu Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), dan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

FLPP mendapatkan alokasi dana terbanyak yaitu senilai Rp16,66 triliun dengan 157.500 unit perumahan serta dilengkapi SBUM senilai Rp630 miliar. Sementara itu alokasi BP2BT sebanyak 39.996 unit senilai Rp1,6 triliun, serta Tapera dari dana masyarakat untuk 25.380 unit senilai Rp2,8 triliun.

Anggaran FLPP tahun ini merupakan yang tertinggi sejak program ini dimulai. Pemerintah kemudian menggandeng bank pelaksana yang sudah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR untuk menyalurkan FLPP yang terdiri dari Bank Nasional maupun bank pembangunan daerah.

Bank nasional pelaksana penyalur FLPP adalah BTN, BRI, BNI, Bank Mandiri, BRI Agro, dan Bank Artha Graha, BTN Syariah, dan juga Bank Syariah Indonesia (BSI).

Kementerian PUPR sudah menyediakan situs untuk keperluan mengecek informasi tentang rumah subsidi, lokasinya, harga, pengembangnya hingga transaksi pembelian melalui situs rumahsubsidi.pu.go.id

Situs ini menyediakan informasi mengenai ketersediaan rumah subsidi di seluruh provinsi Indonesia. Situs ini juga dapat diakses oleh para pengembang yang mau memasukkan data perumahan bersubsidinya.

Bagi para calon pembeli, situs ini menyediakan fitur informasi mengenai lokasi rumah subsidi, data luas bangunan, jumlah kamar, luas tanah, tipe rumah hingga nama pengembang.

Caranya pun terbilang mudah, yakni:

1. Pilih provinsi

2. Pilih kabupaten

3. Kemudian pilih kriteria rumah, mulai dari jumlah kamar tidur, luas tanah, hingga luas bangunan. 

4. Selain melalui fitur cari tersebut, pengunjung laman KPR subsidi juga bisa melakukan pencarian dengan melihat daftar perumahan.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia