Beras Fortifikasi Bermasalah, Bapanas Siapkan Penertiban Besar
Temuan beras fortifikasi tak sesuai standar mendorong Bapanas memperluas pengawasan terhadap 40 merek di 11 provinsi.
Petugas Satpol PP Kota Semarang menutup tempat usaha yang melanggar ketentuan PPKM, Rabu (13/1/2021)./JIBI/Bisnis.com-Muhammad Faisal Nur Ikhsan
Harianjogja.com, JAKARTA – Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 mengakui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) belum banyak memberikan dampak terhadap angka penularan Covid-19.
Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan jumlah kasus cenderung meningkat mulai dari akhir 2020 sampai Januari 2021.
Adapun, tujuan PPKM adalah menurunkan laju penularan Covid-19, agar kasusnya bisa terkendali.
Menurut Wiku, peningkatan kasus Covid-19 pada awal tahun 2021 disebabkan beberapa hal, seperti saat libur akhir tahun aktivitas masyarakat cukup tinggi, dan terjadi penularan di antara mereka.
Selain itu, ada beberapa daerah seperti di Jawa Barat, yang kasus lama Covid-19 belum tercatat, sehingga dicatat pada Januari.
Penggabungan itu membuat angka keseluruhan kasus Covid-19 tinggi, di samping penularan memang sedang tinggi.
“PPKM ini dilakukan sudah dua tahap belum menunjukkan hasil yang besar. Tapi, terjadi perbaikan, itu benar. Salah satunya terlihat pada keterisian tempat tidur isolasi dan ICU. Saat PPKM terjadi penurunan keterisian tempat tidur. Selain ada pengurangan, di sisi lain kapasitasnya mulai ditambah,” ujarnya pada konferensi pers virtual, Senin (8/2/2021).
Namun, dari jumlah kasus positif Covid-19, meski mulai melandai, penurunannya tidak besar.
Hal ini juga dibenarkan oleh Juru Bicara Kemenkes untuk Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmidzi, bahwa dampak PPKM baru bisa dirasakan dalam 4-5 hari belakangan.
Namun, untuk jumlah kasus kematian cukup berdampak, dari 200-350 per hari, sekarang sudah di kisaran 150-an.
“Tapi, kalau melihat secara umum jumlah kasus positif belum terlihat secara signifikan penurunannya,” ujarnya.
Wiku menegaskan, selain upaya pemerintah, masyarakat juga diminta tidak lelah mematuhi protokol kesehatan.
“Kami harus memastikan PPKM lebih ditegakkan terutama kedisiplinan masyarakat untuk protokol kesehatan,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Temuan beras fortifikasi tak sesuai standar mendorong Bapanas memperluas pengawasan terhadap 40 merek di 11 provinsi.
Data center BDx Jatiluhur disetop sementara. Ekonom menyoroti kepastian regulasi, kebutuhan air, listrik, dan keberlanjutan investasi.
DPR akan mempertemukan pengelola SPPG dengan Kepala BGN Sudaryono pada Senin (5/10) membahas moratorium dapur MBG.
El Nino dan karhutla menekan produksi pangan Nabire. Harga cabai naik dan inflasi September 2026 mencapai 2,82 persen.
Ajang lari lintas alam Biosferun 2026 kembali digelar pada 18 Oktober 2026. Memasuki penyelenggaraan kelima, event trail run ini menawarkan pengalaman berbeda.
Sugiono resmi dilantik menjadi Menko PMK dalam reshuffle Kabinet Merah Putih. Simak sejumlah capaian Sugiono selama menjabat Menlu.