Mulai Besok, Kemenkes Mulai Suntikkan Vaksin Coronavac untuk Lansia

Kemasan vaksin Covid-19 diperlihatkan di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV), Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO - M Agung Rajasa
07 Februari 2021 20:07 WIB Aziz Rahardyan News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan Kementerian Kesehatan akan memulai vaksinasi untuk lansia pada Senin (8/2/2021).

Budi mengungkap bahwa vaksinasi untuk orang tua ini merupakan lanjutan tahap vaksinasi yang berjalan, yaitu untuk tenaga kesehatan.

"Mulai besok hari Senin jam 9 bisa kita mulai untuk masyarakat usia di atas 60 tahun. Prioritas pertama, tenaga kesehatan dengan usia di atas 60 tahun," ujar Budi dalam diskusi virtual, Minggu (7/2/2021).

Baca juga: Kunci Sukses India Turunkan Kasus Covid-19 Secara Drastis. Patut Dicontoh!

Orang tua diutamakan karena risiko kematian yang tinggi apabila terinfeksi Covid-19. Seluruh negara di dunia pun memprioritaskan orang tua sebagai sasaran vaksinasi, baik setelah nakes, maupun secara bersamaan.

Namun demikian, Budi menceritakan bahwa untuk Indonesia, sebelumnya para lansia belum bisa menerima vaksin karena terganjal ketentuan umur.

Terkini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyetujui vaksin corona Coronavac besutan Sinovac Life Sciences Co Ltd. untuk diberikan kepada lansia usia di atas 60 tahun berdasarkan pemantauan uji klinis di beberapa negara.

Baca juga: Tok! Pelantikan Bupati Terpilih Ditunda

"Tenaga kesehatan yang di atas 60 tahun jumlahnya ada 11.600-an. Mereka belum bisa disuntik karena emergency used of authorization yang pertama kali itu range usianya 18-59 tahun," tambahnya.

Sekadar informasi, dari 269 juta penduduk Indonesia, target vaksinasi yakni 181,5 juta warga. Berasal dari jumlah 188 juta warga berusia di atas 18 tahun, dikurangi komorbid, penyitas covid, dan hamil.

Pemerintah berupaya mempersiapkan 363 juta dosis vaksin karena masing-masing target membutuhkan dua dosis, ditambah cadangan 15 persen, sehingga target total penyediaan vaksin mencapai 426 juta dosis.

Aziz R - 168

Sumber : Bisnis.com