Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Deddy Corbuzier: Hati Saya Sangat Hancur
Deddy Corbuzier ungkap duka mendalam atas meninggalnya Vidi Aldiano. Kepergian rekan duet di Podhub ini meninggalkan luka bagi industri hiburan.
Tenaga kesehatan dan kerabat membawa jenazah seorang pria, yang meninggal dunia akibat penyakit Covid-19 dari ambulans ke krematorium di New Delhi, India, Jumat (13/11/2020)./Antara-Reuters\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA - India tercatat memiliki jumlah infeksi virus Covid-19 tertinggi kedua di dunia lebih dari 10,8 juta, dengan 1,3 miliar populasinya. Namun kasus baru dan kematian di negara tersebut telah turun tajam dalam beberapa pekan terakhir.
Minggu ini, infeksi harian baru adalah yang terendah dalam delapan bulan, sementara kematian turun di bawah 100
Dengan 1,3 miliar populasinya, India memiliki jumlah infeksi virus korona tertinggi kedua di dunia lebih dari 10,8 juta tetapi kasus baru dan kematian telah turun tajam dalam beberapa pekan terakhir.
Minggu ini, infeksi harian baru adalah yang terendah dalam delapan bulan, sementara kematian turun di bawah 100 satu hari terkecil sejak Mei.
Baca juga: Jateng di Rumah Saja Bikin Pantai Parangtritis Ikut Sepi
Ini kunci sukses raksasa di Asia Selatan itu mengatasi pandemi:
1. Pembatasan sosial
Pemerintah berusaha untuk menghentikan lebih awal, menghentikan penerbangan internasional dan memberlakukan salah satu penguncian paling ketat di dunia pada bulan Maret. Masker dijadikan wajib di banyak negara bagian.
Pembatasan telah dikurangi secara bertahap sejak Juni karena pemerintah berusaha untuk meningkatkan ekonomi yang dilanda pandemi.
Penduduknya menjadi lebih santai. Ratusan ribu orang berkumpul di festival Hindu Kumbh Mela di bulan Januari, kebanyakan tanpa topeng.
Para dokter di negara bagian Gujarat, Uttar Pradesh dan Andhra Pradesh, serta di kota-kota besar Delhi dan Mumbai - mengatakan mereka telah melihat penurunan kasus yang signifikan di rumah sakit mereka.
Di Delhi, pemerintah mengatakan 90 persen tempat tidur khusus Covid-19 kosong.
"Sebelumnya dulu ada daftar tunggu yang sangat besar. Sekarang hampir 40-50 pasien ada di sini," kata Deven Juneja, dilansir dari Mint.
Baca juga: DIY Terapkan Jogo Wargo Hadapi PTKM, Duzun Zona Merah Harus Dikarantina Total
"Kami sekarang perlahan-lahan tertatih-tatih kembali ke keadaan normal dalam hal menawarkan layanan kami di departemen, yang sampai sekarang, hampir lumpuh karena tekanan kasus Covid-19," kata Sudhir Singh, juru bicara di Universitas Kedokteran King George di Lucknow, ibu kota. dari Uttar Pradesh.
2. Herd Immunity
Para ahli mengatakan bahwa tanpa data yang meyakinkan, tidak mungkin untuk mengatakan mengapa angka-angka India turun secara dramatis.
Ada pandangan beragam tentang herd immunity lah yang menjadi pendorong turunnya kasus di India.
"Pemahaman saya adalah bahwa ada cukup banyak orang di India yang telah terpapar virus. Dan mungkin itulah sebabnya jumlahnya menurun," kata ahli virus Shahid Jameel.
Direktur regional Organisasi Kesehatan Dunia, Poonam Khetrapal Singh, mengatakam India adalah negara yang luas dan beragam dan sulit untuk menghubungkan penurunan kasus dengan herd immunity.
3. Vaksinasi
Sementara itu, India dengan cepat meluncurkan vaksinasi dengan tujuan ambisius untuk menginokulasi 300 juta orang pada Juli.
Sebuah penelitian yang diterbitkan di The Lancet minggu lalu mencatat bahwa di kota yang terpukul paling parah di Manaus, Brasil, telah terjadi kebangkitan Covid-19 - meskipun prevalensi orang dengan antibodi tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Deddy Corbuzier ungkap duka mendalam atas meninggalnya Vidi Aldiano. Kepergian rekan duet di Podhub ini meninggalkan luka bagi industri hiburan.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina