Advertisement

Pengiriman 140 Juta Dosis Bulk Vaksin Sinovac ke Indonesia Dipercepat

Aprianus Doni Tolok
Selasa, 02 Februari 2021 - 15:47 WIB
Sunartono
Pengiriman 140 Juta Dosis Bulk Vaksin Sinovac ke Indonesia Dipercepat Petugas menurunkan kontainer berisi vaksin Covid-19 saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/1/2021). ANTARA FOTO - Dhemas Reviyanto

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah berupaya untuk mempercepat proses kedatangan 140 juta dosis bahan baku (bulk) vaksin Covid-19 dari Sinovac, China untuk diproduksi dalam negeri.

Awalnya, proses untuk mendatangkan 140 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac ditargetkan rampung pada November 2021, tetapi prosesnya akan dipercepat dan ditargetkan rampung pada Juli 2021.

Adapun pada hari ini, Selasa (2/2/2021) Indonesia telah mendatangkan 10 juta dosis bahan baku dan 1 juta overfill vaksin Sinovac.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

BACA JUGA : Besok, 10.764 Dosis Vaksin Sinovac Dijadwalkan Tiba

Juru Bicara PT Bio Farma (Persero) Bambang Heriyanto mengatakan bahwa pengiriman seluruh kebutuhan bulk vaksin Sinovac ke Indonesia tahun ini yang nantinya diolah oleh Bio Farma, tetap dilakukan bertahap.

“Untuk bahan baku gelombang pertama atau tahap ketiga dari seluruh vaksin yang telah datang sebanyak 15 juta dosis, sudah mulai diproses di Bio Farma sejak tanggal 14 Januari 2021 dengan target produksi sekitar 13 batch atau setara dengan 13 juta dosis,” kata Bambang, Selasa (2/2/2021).

Lebih lanjut, dia memperkirakan, semua proses pengolahan untuk 15 juta dosis bulk yang diterima sebelumnya bakal tuntas pada 11 Februari 2021.

BACA JUGA : RS Siloam Yogyakarta Siap Melayani Vaksin Covid-19 

Sementara, bulk yang datang pada hari ini akan diproses pada 13 Februari 2021 dan diprediksi rampung pada 20 Maret 2021.

Advertisement

Jubir Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi optimistis target vaksinasi Covid-19 terhadap sekitar 1,5 juta tenaga kesehatan bisa diselesaikan bulan depan.

Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa dari laporan Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (Komnas KIPI) hingga saat ini reaksi dari semua orang yang telah divaksinasi masih bersifat ringan dan tidak ada yang berat.

“Melihat jumlah tenaga kesehatan yang sudah divaksinasi dan pengalaman puluhan tahun melakukan imunisasi, maka kami optimistis 1,5 juta target tenaga kesehatan dapat tercapai paling lambat akhir Februari,” ujar Nadia Selasa (2/2/2021).

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Muhammadiyah Jogja Expo II Diselenggarakan 6-9 Oktober, Menteri Akan Jadi Pemain Ketoprak

Jogja
| Senin, 26 September 2022, 16:47 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement