Warganet Ucapkan Selamat Covid-19 Tembus 1 Juta, Ada yang Ajak Jokowi Makan-Makan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Pasar Pelayanan Publik di Banyuwangi, Kamis (25/6/2020). - Ist/ dok. Biro Pers Sekretariat Presiden
26 Januari 2021 21:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Angka kasus positif Covid-19 yang menyentuh angka satu juta menuai kicauan satir dari warganet untuk pemerintah. Bahkan ada yang mengajak Presiden Jokowi makan-makan.

Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara dengan kasus positif Covid-19 yang tembus hingga 1 juta orang.

Berdasarkan laporan dari satuan Tugas Penanganan Covid-19, per Selasa (26/1/2021) kasus Positif Covid-19 di Indonesia ada pertambahan sebanyak 13.094.

BACA JUGA: Hasil Tes Negatif Covid, Warga Bongkar Makam Ayahnya

Jika diakumulasi sejak kasus pertama yang muncul, total kasus positif Covid-19 saat ini mencapai 1.012.350 orang.

Informasi mengenai jumlah kasus Covid-19 di Indonesia yang tembus hingga 1 juta orang itu mendapat reaksi dari para netizen.

Tak sedikit yang memberi ucapan bernada satir atas meroketnya kasus Covid-19 di Indonesia.

"Selamat untuk Indonesia," kata Danial****

"Kita tidak bisa sampai di titik ini kalau tanpa support dari kalian semua gais," kicau ****Tjakra.

"Dapet gold play button," ucap Jimmy****

"Yeay finally semua berkat kalian guys kita bisa sampai di titik ini, semuanya i love you full," kata Lisnus***

"Congrats pak ketua @jokowi makan2lah," kata Joe***

"Ngabisaa terwujud tanpa bantuan para travel influencerssss thanks all, thanks pcrmu njepat!" kata pleong.

Pertambahan kasus per hari Selasa sendiri diketahui didapat dari pemeriksaan 75.194 spesimen dari 48.097 orang yang diperiksa.

Sehingga total spesimen yang sudah diperiksa semenjak kasus pertama positif Covid-19 di Indonesia yakni 8.881.607.

Dari jumlah itu, ada tambahan 336 orang meninggal sehingga total menjadi 28.468 jiwa meninggal dunia.

Kemudian, ada tambahan 10.868 orang yang sembuh sehingga total menjadi 820.356 orang lainnya dinyatakan sembuh. Sementara kasus suspek hari ini mencapai 82.156 orang.

Sumber : Suara.com