Saksikan Penyerahan Santunan Rp1,25 M pada Korban Sriwijaya Air, Ini Pesan Jokowi

Presiden Jokowi saat meninjau posko pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Terminal JICT. - Ist/ dok Biro Setpres
20 Januari 2021 16:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta proses pemberian santunan kepada keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 segera diselesaikan PT Sriwijaya Air dan PT Jasa Raharja.

Hal itu diungkapkan Jokowi seusai menyaksikan penyerahan santunan secara simbolis di Posko Darurat Evakuasi Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di JICT II, PelabuhanTanjung Priok, Rabu (20/1/2020).

Rincian santunan yakni santunan dari PT Jasa Raharja sebesar Rp50 Juta dan Rp1,25 miliar dari PT Sriwijaya Air.

Baca juga: Kunjungi Posko Sriwijaya SJ 182, Jokowi Minta Pengawasan Pesawat Terbang Diperketat

"Baru kita saksikan penyerahan santunan, baik dari Jasa Raharja sebesar Rp50 juta per penumpang dan santunan dari Sriwijaya sebesar Rp1,25 miliar," ujar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban.

"Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas santunan ini dan segera diselesaikan," ucap dia

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihak asuransi telah menyerahkan santunan kecelakaan sebanyak Rp 50 juta kepada 36 korban dan Rp1,25 Miliar dari PT Sriwijaya Air kepada ahli waris.

Baca juga: Calon Kapolri Listyo Sigit Bercita-cita Jadikan Polisi Tanpa Senjata

"Pihak asuransi juga telah menyerahkan santunan kecelakaan sebanyak Rp50 juta kepada korban sebanyak 36 orang dan secara paralel Sriwijaya telah menyiapkan penyerahan uang asuransi sebesar Rp1 miliar 250 juta per penumpang kepada ahli waris, setelah keluarga korban melengkapi surat yang menunjukkan ahli waris yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat.

Dalam tragedi pesawat nahas itu, RS Polri sejauh ini baru berhasil mengidentifikasi korban sebanyak 40 orang. 27 di antaranya sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jatuh di perairan Kepulauan Seribu antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada Sabtu (9/1/2021).

Pesawat bernomor registrasi PK-CLC jenis Boeing 737-500 itu sempat hilang kontak setelah take off dari Bandara Sukarno Hatta pada pukul 14.40 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio Pontianak pukul 15.50 WIB.

SJ-182 hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Sumber : Suara.com