Calon Kapolri Listyo Sigit Bercita-cita Jadikan Polisi Tanpa Senjata

Kabareskrim Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan pers. - PMJ News
20 Januari 2021 14:27 WIB Edi Suwiknyo News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Calon Kapolri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo berangan-angan ke depan, petugas kepolisian tak perlu lagi membawa senjata. Hal ini diungkapkan Listyo Sigit saat menanggapi pertanyaan dari sejumlah anggota Komisi III DPR terkait visi misinya jika menjadi orang nomor satu di kepolisian.

"Kalau polisi kami ke depan di lapangan tanpa pistol, begitu kemudian bisa bicara anda berhenti bubar dan itu dilaksanakan, itu cita-cita kami," kata Listyo, Rabu (20/1/2021).

BACA JUGA : Jelang Fit and Proper Test Calon Kapolri, Polri Serahkan

Listyo akan terus mendorong transformasi di internal Polri. Dia juga akan mengoptimalkan teknologi informasi dan mengubah mindset penegakan hukum oleh kepolisian. "Ini akan mengurangi risiko yang kemudian bisa mengakibatkan penyalahgunaan wewenang," jelasnya.

Seperti diketahui, Listyo berjanji akan memberikan penegakan hukum yang adil kepada semua kalangan. Penegakan hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas tak boleh terjadi lagi.

Dia juga ingin mengikis kesan Polri sebagai alat kekuasaan dan mengembalikan fungsi Polri sebagai perangkat negara.

"Ke depan tidak ada lagi, hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas, tidak boleh lagi," kata Listyo, Rabu (20/1/2021).

BACA JUGA : Kapolri Keluarkan Maklumat Larangan Kegiatan dan Atribut FPI

Listyo menambahkan bahwa sebelum mengikuti uji kelayakan pada hari ini, dia telah menggelar safari ke berbagai kalangan mulai dari tokoh masyarakat termasuk tokoh politik.

Dia ingin berdialog dengan para stakeholder mengenai apa saja yang perlu dibenahi di internal Polri. Komjen Listyo Sigit tak ingin lagi mendengar seorang ibu dipenjara hanya gara-gara mengambil kakao atau ibu yang dilaporkan anaknya.

"Perlu ada penegakan hukum yang kemudian dalam pelaksanaanya, kita harus mampu melakukan kegiatan yang arif yang memenuhi rasa keadilan, seperti kasus nenek Mina yang mengambil kakau," jelasnya.

Adapun Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan mendorong transformasi di tubuh institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Dalam paparan yang diberi tagline "Transformasi Menuju Polri yang Presisi" yang disampaikan dalam uji kepatutan di Komisi III DPR, Listyo memfokuskan transformasi ke dalam 4 bentuk. 

Pertama, transformasi di bidang organisasi transformasi. Kedua, di bidang operasional transformasi. Ketiga, di bidang pelayanan publik. Keempat, transformasi di bidang pengawasan.

Listyo memaparkan dampak transformasi tersebut melahirkan serangkaian program proteksi yang dapat mendorong perbaikan di internal Polri.

BACA JUGA : Kompolnas Anggap Tak Masalah Komjen Listyo Sigit Dinilai 

"Bidang transformasi organisasi dilakukan agar organisasi Polri mampu menghadapi tantangan tugas memberikan pelayanan yang cepat mudah transparan akuntabel dan terpadu," kata Listyo, Rabu (20/1/2021).

Listyo mengatakan bahwa salah satu transformasi organisasi yang akan didorong di antaranya polsek sebagai basis resolusi dengan memprioritaskan kegiatan kamtibmas sehingga kedepan di beberapa polsek-polsek tertentu tidak lagi diebankan dengan tugas penyidikan.

"Polsek tersebut nantinya hanya dibebani dengan tugas kreatif dan preventif dan juga penyelesaian penyelesaian masalah dengan cara restorative justice untuk penegakan hukum," jelasnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia