BMKG Ingatkan Hujan Petir Ancam Sejumlah Kota Besar Hari Ini
BMKG memprakirakan hujan petir dan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu, 26 Juli 2026.
Foto ilustrasi: Petugas tenaga kesehatan beraktivitas di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Minggu (15/11/2020). /ANTARA FOTO-Galih Pradipta
Harianjogja.com, JAKARTA- Meningkatnya penambahan kasus Covid-19 membuat Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet menyediakan ruangan ICU transisi bagi pasien dengan kondisi berat.
Sesuai namanya, ICU transisi ini hanya diperuntukan sebagai ruang perawatan sementara bagi pasien dengan kondisi berat sebelum mendapatkan ruangan ICU di rumah sakit rujukan Covid-19.
Koordinator RS Darurat Covid-19 Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono mengatakan, rumah sakit Wisma Atlet sebenarnya disiapkan untuk pelayanan pasien dengan gejala ringan dan sedang.
Baca juga: Cek Fakta: Kasdim TNI Gresik Meninggal Usai Divaksin Covid-19, Benarkah?
"Kemudian kita juga siapkan ICU tapi dalam konteks ICU transisi. Jadi kalau ada pasien yang masuk ke berat kita akan rujuk, belum sempat dapat rujukan maka kita lakukan rawat di ICU transisi," kata Mayjen Tugas dalam konferensi pers virtual Satgas Penanganan Covid-19, Senin (18/1/2021).
Ia menyampaikan, dalam ruangan ICU transisi akan disediakan 12 tempat tidur yang saat ini telah diisi oleh enam pasien.
Meski dibuat dalam kontes transisi, Tugas menegaskan, standar yang ditetapkan menyerupai dengan ICU di rumah sakit pada umumnya.
"Ini yang menjadi suatu problem di sana adalah saat ini tidak segera dapat rumah sakit rujukan. Artinya kita sudah tekankan ke teman-teman di sana harus lakukan suatu standar di sana ICU, walaupun ICU tansisi. Ini memang situasi yang tidak bisa kita hindari saat ini, Covid begitu banyak pasien. Kemudian juga pertambahan antara yang sedang dan berat sampai harus mendapatkan ICU," tutur Tugas.
Baca juga: Penetapan Bupati Terpilih, KPU Gunungkidul Masih Tunggu Surat dari MK
Menurutnya, dibuatnya ICU transisi di RS Wisma Atlet merupakan bentuk konsekuensi dari penambahan jumlah kasus Covid-19 yang cukup tinggi.
Karenanya, ia memastikan penambahkan fasilitas rumah sakit tetap dilakukan dan disesuaikan dengan kondisi penularan Covid-19 yang terjadi.
"Paling tidak ini bermanfaat dalam menangani atau mengurangi kesakitan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
BMKG memprakirakan hujan petir dan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu, 26 Juli 2026.
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti dan Menteri Pendidikan Singapura Desmond Lee memperkuat kerja sama pendidikan, AI, pembaruan MoU, dan akses belajar.
Korlantas Polri menegaskan informasi aturan baru denda ban gundul Rp250.000 adalah hoaks. Sanksi tersebut sudah diatur dalam UU LLAJ.
Febri Diansyah mengungkap alasan menerima penunjukan sebagai kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan menegaskan fokus pada pembelaan hukum klien.