PVMBG Ungkap Aktivitas Semeru Sebelum Erupsi Besar
Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Andiani menerangkan aktivitas Semeru terpantau telah berlangsung sejak 1 Desember 2021.
\r\nPolisi melakukan pengawasan mobil ambulans jenazah berlogo Front Pembela Islam (FPI) di depan lobi IGD RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (8/12/2020). Kendaran tersebut membawa jenazah salah satu pengawal Rizieq Shihab menuju kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, usai proses otopsi oleh Tim Forensik./Antara\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA - Jenazah enam orang anggota Front Pembela Islam (FPI) telah dimakamkan di Pondok Pesantren Megamendung, Jawa Barat, Rabu (9/12/2020). Ormas Islam itu menyebutkan dari jasad para jenazah, terdapat lebih dari satu lubang peluru.
Ketua Umum DPP FPI Ahmad Shabri menerangkan bahwa terdapat luka bekas tembakan pada keenam jenazah. Pihaknya juga melihat adanya bekas penyiksaan.
"Terkait kondisi para jenazah, perlu kami sampaikan informasi sebagai berikut. Bahwa pada seluruh jenazah Syuhada terdapat lebih dari 1 lubang peluru," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (9/12/2020).
Selain itu, tembakan terhadap para korban penembakan memiliki kesamaan sasaran. Ahmad Shabri menyebut tembakan mengarah ke arah jantung keenam orang anggota FPI tersebut.
Lebih lanjut berdasarkan keterangan para ahli yang terlibat saat pemandian jenazah, keenam orang tersebut diduga ditembak dari jarak dekat.
"Menurut para ahli yang hadir dalam pemandian jenazah, tembakan ke arah jantung para syuhada tersebut ada yang dilakukan dari depan, bagian dada dan ada yang dilakukan dari belakang," terangnya.
Selain itu, FPI dalam keterangan itu menyebut pada sebagian besar korban juga terdapat tanda belas penyiksaan. Dia meminta Komnas HAM, Komnas Perlindungan Anak dan Komnas Perempuan melakukan investigasi pada kasus tersebut.
Pasalnya, saat peristiwa berlangsung terdapat anak dan perempuan yang turut serta dalam iring-iringan Pemimpin FPI Muhammad Rizieq Shihab.
FPI juga mendorong Komnas HAM memperluas keterlibatan dan partisipasi dengan membentuk komisioner adhoc dari masyarakat sipil yang profesional dan independen untuk menjadi anggota dari tim pencari fakta pada kasus itu.
Sebelumnya, Bareskrim Polri mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memberi informasi terkait proses autopsi enam jenazah korban penembakan kepada pihak keluarga.
Direktur Tindak Pidana Umum pada Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian menjelaskan bahwa auotopsi keenam jenazah tersebut dilakukan pihak RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan, sehingga Polri bisa mengungkap kasus penembakan enam jenazah itu yang terjadi di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50.
"Autopsi jenazah itu dilakukan untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan," kata Andi, Rabu (9/12/2020).
Andi mengatakan bahwa proses autopsi terhadap enam jenazah itu sudah dilakukan sesuai dengan SOP.
Menurutnya, dalam hal sangat diperlukan untuk keperluan pembuktian bedah mayat tidak mungkin lagi dihindari, maka penyidik wajib memberitahukan terlebih dahulu kepada keluarga korban.
"Jadi cukup memberitahukan ya bukan mendapat persetujuan [keluarga]. Kami sudah komunikasi ke pihak keluarga," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Andiani menerangkan aktivitas Semeru terpantau telah berlangsung sejak 1 Desember 2021.
Harga iPhone di iBox pada Mei 2026 mayoritas naik. iPhone 15 dan iPhone 17 mencatat kenaikan terbesar, sementara iPhone 14 justru turun.
Stellantis menarik 419.035 unit Jeep Grand Cherokee di AS akibat gangguan software yang berpotensi menghambat pengembangan airbag samping saat kecelakaan.
Seekor ular kobra sepanjang 1,2 meter dievakuasi dari rumah warga di Prambanan, Klaten. Polisi mengimbau warga tidak menangkap ular sendiri.
Grand Hotel De Djokja memperkenalkan wajah baru hotel yang menggabungkan kemewahan modern dengan nilai-nilai sejarah yang telah melekat sejak berdiri pada tahun
Tim UGM menduga api misterius di Seyegan, Sleman, dipicu gas metana yang mencemari air dan terlepas saat berinteraksi dengan oksigen.