KRL Jogja-Solo Bakal Jadi Kejutan Awal Tahun, Harga Tiket Setara Prameks

Ilustrasi - Antara
04 Desember 2020 13:27 WIB Ponco Suseno News Share :

Harianjogja.com, KLATEN—Kereta Rel Listrik (KRL) Jogja-Solo bakal menjadi kejutan di awal tahun 2021. Selain bakal menghidupkan 11 stasiun di Solo-Jogja, harga tiket KRL yang menempuh perjalanan Jogja-Solo selama 68 menit itu maksimal setara Kereta Api (KA) Prambanan Ekspres (Prameks).

Hal itu diungkapkan Vice President Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Anne Purba, saat ditemui wartawan di sela-sela Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang Kereta Api (KA) di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 281 Klaten atau di Klasis, Klaten, Jumat (4/12/2020) pagi. Sejauh ini, operasional KRL Solo-Jogja untuk masyarakat masih menunggu rampungnya tahapan uji coba teknis.

BACA JUGA: Kerap Bantu Pemakaman Pasien Covid-19, Mantan Kadinsos Jogja Ditolak Warga Saat Akan Dimakamkan

"Kami harus memastikan semuanya berjalan aman terlebih dahulu. Saat ini masih dilakukan uji coba teknis. Melalui uji coba itu, kami justru ingin menemukan masalah [termasuk kesiapan jaringan listrik dan berbagai poin teknis lainnya]. KRL ini akan menjadi surprise bagi warga di awal tahun 2021. Kalau tanggal pastinya, akan ada pengumuman lebih lanjut dari Kementerian Perhubungan RI," katanya.

Anne Purba mengatakan keberadaan KRL akan menghidupkan kembali seluruh stasiun di Jogja-Solo. Hal itu diharapkan dapat mendongkrak perekonomian warga.

"Sebanyak 11 stasiun di Solo-Jogja akan digunakan untuk tempat berhentinya KRL. Penumpang bisa naik di stasiun yang ada di Solo-Jogja. Soal harga tiket KRL sama dengan tiket Prameks [rute Solo-Jogja senilai Rp8.000]," kata Anne Purba.

BACA JUGA: Sambut Akhir Tahun, Sektor Pariwisata DIY Perketat Prokes

Hal senada dijelaskan Direktur Operasi dan Pemasaran PT KCI, Wawan Ariyanto. Melalui uji teknis yang masih berlangsung saat ini, diharapkan KRL Solo-Jogja benar-benar dapat beroperasi awal tahun mendatang.

"Rute Jogja-Solo itu sekitar 60 kilometer. Jarak itu ditempuh KRL Solo-Jogja selama 68 menit. Pola KRL nanti akan berhenti di setiap stasiun selama satu menit. Kami pikir, satu menit sudah cukup untuk mendukung naik-turun penumpang di setiap stasiun," katanya.

Wawan Ariyanto mengatakan tahapan uji coba KRL Solo-Jogja membutuhkan waktu lama. Melalui uji teknis itu, tim terkadang sengaja mematikan listrik KRL di tengah perjalanan. Dengan cara seperti itu diharapkan seluruh persoalan teknis di lapangan dapat segera tertangani dengan cepat.

"Siang ini, akan ada uji coba lagi hingga Stasiun Gawok [Jogja-Gawok]. Kami masih perlu menyempurnakan lagi," kata Wawan Ariyanto.

BACA JUGA: Prancis Gratiskan Vaksin Covid-19 untuk Semua Warga

Berbagai persiapan sudah dilakukan guna mendukung KRL Solo-Jogja. KRL Jogja-Klaten akan menggantikan KA Prambanan Prameks. KRL ini menjadi bagian proyek strategis nasional guna meningkatkan pelayanan transportasi umum dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Jogja hingga Solo.

Akibat difungsikannya KRL Solo-Jogja, jalur perlintasan langsung (JPL) di Karangduwet atau di sisi timur Stasiun Klaten dan Klasis atau di barat Stasiun Klaten akan dilebarkan.

"Sedangkan JPL di sebelah barat Stasiun Klaten akan ditutup secara permanen karena untuk langsiran KRL," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Klaten, Sudiyarsono.

Sumber : JIBI/Solopos