Update Corona: 5 Provinsi Laporkan Kasus Tertinggi, Jateng Nyaris 1.000

Ilustrasi. - Freepik
24 November 2020 16:17 WIB Mutiara Nabila News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Satgas Penanganan Covid-19 mencatat lima provinsi yang melaporkan kenaikan jumlah kasus tertinggi pada Selasa (24/11/2020).

Kelima provinsi tersebut yaitu DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Banten.

Pada Selasa tercatat penambahan kasus di DKI Jakarta kembali melambung di atas 1.000 kasus sebanyak 1.015 kasus baru. Dengan kenaikan tersebut total kasus di DKI Jakarta menjadi 129.188 kasus.

Sementara, tambahan pasien sembuhnya lebih tinggi. Tercatat sebanyak 1.060 orang dinyatakan sembuh sehingga totalnya menjadi 117.969 orang. 

Tambahan kasus meninggal tercatat sebanyak 19 orang sehingga total menjadi 2.561 orang.

Sementara itu, Jawa Tengah mendapat tambahan kasus cukup tinggi, nyaris menyentuh 1.000 dengan tambahan 928 kasus baru sehingga totalnya menjadi 49.313.

Tambahan angka kesembuhan di Jateng tercatat hanya 300 orang sehingga totalnya menjadi 36.051, dan angka kematiannya bertambah 13 orang atau total 2.153 orang.

Tambahan jumlah kasus tertinggi selanjutnya ditempati Jawa Timur yang mencatatkan 354 kasus baru. Dengan tambahan kasus tersebut, totalnya kasus di Jawa Timur menjadi 59.398.

Kemudian, kasus sembuh di Jatim sebanyak 157 orang sehingga total menembus 52.546 orang. Tambahan kematian tercatat paling banyak pada hari ini. Jatim melaporkan 31 orang meninggal sehingga totalnya menjadi 4.215 orang.

Kemudian, di urutan empat ada Jawa Barat dengan kenaikan jumlah kasus baru sebanyak 299 sehingga totalnya menjadi 48.965.

Dengan tambahan 428 orang sembuh, total kasus sembuh di Jabar menjadi 40.452. Empat orang dilaporkan meninggal sehingga total kematian menjadi 872 orang.

Banten mencatatkan tambahan 144 kasus baru sehingga total kumulatifnya mencapai 11.950 kasus. Kasus sembuh hanya bertambah 6 orang menjadi 8.238, dan 7 orang meninggal sehingga total kematian menjadi 314 orang.

Data per Selasa (24/11/2020), secara nasional kenaikan kasus positif kembali naik sebanyak 4.192 sehingga kumulatif menjadi 506.302 kasus. Namun, ini dibarengi dengan jumlah orang dites yang tak sampai 30.000. 

Sedangkan, kasus sembuh bertambah hanya sebanyak 2.927 orang atau kumulatif 425.313, dan kasus meninggal bertambah 109 orang atau jika ditotal mencapai 16.111 orang.

Jumlah spesimen diperiksa sebanyak 39.971 spesimen, yang diambil dari 27.768 orang. Dari tambahan jumlah spesimen tersebut, total spesimen diperiksa mencapai 5.420.591.

Dari spesimen yang diperiksa tingkat positivity rate masih tinggi di angka 14 persen. Seluruh 34 provinsi saat ini tercatat sudah terdampak. Dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia 505 di antaranya sudah mencatatkan infeksi virus Corona.

Dari laporan tersebut juga tercatat masih terdapat 160 lab yang belum melaporkan hasil pemeriksaan PCR. Lab dimaksud terdapat di sejumlah kota berikut:

  • Jakarta, Manado, Jogja, Bandung, Solo, Batam, Ambon, Purwokerto, Bukittinggi, Bekasi, Demak
  • Teluk Bintuni, Cirebon, Malang, Berau, Bengkulu, Semarang, Subang, Medan, Jombang, Gresik
  • Mimika, Bandar Lampung, Tarakan, Manokwari, Cilacap, Depok, Surabaya, Balikpapan, Pekanbaru
  • Sumbawa, Tanjung Pinang, Tanah Laut, Jepara, Tana Toraja, Tabalong, Tuban, Mojokerto, Surabaya
  • Tangerang, Bontang, Sidoarjo, Ponorogo, Makassar, Blitar, Pasuruan, Halmahera Selatan, Tegal 
  • Kotawaringin Timut, Situbondo, Pekanbaru, Samarinda, Mataram, Sibolga, Kubu Raya, Sintang

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia