Kamala Harris Kenang Mendiang Ibu dalam Pidatonya sebagai Wakil Presiden Terpilih

Wakil Presiden terpilih AS Kamala Harris menyampaikan pidato kemenangan di Wilmington, Delaware, AS, Sabtu (7 /11 - 2020). Bloomberg/Sarah Silbiger
08 November 2020 18:07 WIB Nindya Aldila News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Wakil Presiden AS 2020 terpilih Kamala Harris mengenang mendiang ibunya, seorang imigran dari India, dalam pidato pertamanya setelah pasangan Joe Biden - Kamala Harris meraup 273 suara, pada Minggu (8/11/2020).

Ibu Harris, Shyamala Gopalan Harris, adalah ilmuwan kanker di University of Illinois dan University of Wisconsin. Ibunya berasal dari Chennai, India yang datang ke Amerika Serikat pada umur 19 tahun. Dia menikah dengan warga naturalisasi asal Jamaika, Donald J. Harris.

“Dia mungkin tidak dapat membayangkan momen ini, tetapi dia sangat percaya pada Amerika di mana momen seperti ini mungkin terjadi,” ungkapnya.

Dalam pidato pertamanya di Delaware, negara kelahiran Joe Biden, Harris memberikan apresiasi kepada para wanita di Amerika Serikat baik dari kulit putih, hitam, Asia, Latin, dan penduduk asli AS yang sepanjang sejarah bangsa telah membuka jalan untuk momen tersebut.

“Wanita yang berjuang dan berkorban begitu banyak untuk kesetaraan dan kebebasan serta keadilan bagi semua, termasuk wanita kulit hitam yang terlalu sering diabaikan, namun sering terbukti mereka adalah tulang punggung demokrasi kita,” katanya.

Harris terpilih menjadi Wakil Presiden AS wanita pertama setelah dua abad sejarah Amerika Serikat sejak 1789. Yang istimewa, Harris menjadi wanita pertama yang duduk di kursi kepemimpinan AS dari kalangan kulit gelap.

"Saya mungkin menjadi wanita pertama di kantor [wakil presiden] ini, [tetapi] saya bukanlah yang terakhir karena setiap gadis kecil yang menonton malam ini melihat bahwa ini adalah negara dengan [kesempatan],” katanya.

Seperti diketahui, Joe Biden dan Kamala Harris memenangkan 273 suara dari Electoral College pada Minggu (8/11/2020), mengalahkan petahana Presiden Donald Trump.

Harris muncul ke permukaan sebagai seorang pengacara. Dia bertugas menjadi pengacara distrik San Fransisco pada 2004 - 2011 dan sempat menjadi pengacara umum California pada 2011 - 2017.

Harris menjadi senator pada 2016. Dia menjadi wanita kulit hitam pertama yang bertahan dalam lingkaran senat lebih dari satu dekade.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia