Jejak OTT Bupati Pemalang Mengarah ke Proyek dan Jual Beli Jabatan
KPK memeriksa saksi OTT Bupati Pemalang dan mendalami dugaan suap proyek serta jual beli jabatan dengan barang bukti lebih dari Rp2 miliar.
Pelayanan publik - ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANJARMASIN— Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan mencatat telah menangani 298 laporan masyarakat sepanjang 2025, dengan keluhan terbanyak berkaitan dengan sektor infrastruktur dan pelayanan publik.
Laporan masyarakat tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari perhubungan dan infrastruktur, energi dan kelistrikan, administrasi kependudukan, pendidikan, hingga agraria atau pertanahan.
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan, Hadi Rahman, menyebut mayoritas laporan berkaitan dengan dugaan maladministrasi berupa tidak diberikannya pelayanan oleh penyelenggara layanan publik.
Hadi Rahman menjelaskan, dari total laporan masyarakat yang masuk sepanjang 2025, sebanyak 125 laporan berkaitan dengan tidak adanya pelayanan. Selain itu, terdapat 69 laporan terkait kelalaian atau pengabaian kewajiban hukum.
Adapun bentuk dugaan maladministrasi lainnya meliputi penyimpangan prosedur sebanyak 24 laporan, penundaan berlarut sebanyak 20 laporan, permintaan imbalan uang, barang, atau jasa sebanyak empat laporan, serta satu laporan terkait perbuatan tidak patut.
Laporan-laporan tersebut ditangani melalui berbagai mekanisme, termasuk Respon Cepat Ombudsman (RCO) dan Investigasi Atas Prakarsa Sendiri (IAPS). Penanganan laporan berada pada tahapan yang berbeda, mulai dari verifikasi hingga pemeriksaan, serta sebagian masih dalam proses penyelesaian.
Hadi menyebut tingkat penyelesaian laporan masyarakat sepanjang 2025 telah mencapai 84,23 persen. Sementara pada periode 2021 hingga 2024, tingkat penyelesaian laporan mencapai 100 persen tanpa adanya laporan yang masuk kategori backlog.
“Atas capaian tersebut, kami mengapresiasi instansi penyelenggara pelayanan publik yang responsif, cepat, dan solutif dalam menindaklanjuti laporan masyarakat,” ujar Hadi, Sabtu.
Selain menerima laporan, Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Selatan juga aktif melakukan pengawasan melalui Investigasi Atas Prakarsa Sendiri. Pada 2025, IAPS difokuskan pada pemenuhan hak layanan administrasi kependudukan, kesehatan, dan jaminan sosial bagi warga binaan pemasyarakatan di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara di bawah Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Kalimantan Selatan.
Dalam lima tahun terakhir, akses masyarakat terhadap Ombudsman Kalimantan Selatan terus meningkat. Sepanjang 2021 hingga 2025, jumlah laporan dan konsultasi publik tercatat lebih dari 1.000 akses atau rata-rata 1.220 akses per tahun, menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pengawasan pelayanan publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK memeriksa saksi OTT Bupati Pemalang dan mendalami dugaan suap proyek serta jual beli jabatan dengan barang bukti lebih dari Rp2 miliar.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.
Persebaya Surabaya memastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026 usai mengalahkan PSMS Medan 1-0 lewat gol Yuran Fernandes di Stadion Gelora Bung Tomo.
Bareskrim Polri memetakan sumur minyak rakyat di Blora untuk mendukung peningkatan produksi. Warga juga menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan sumur.