Di Tempat Ini Trump dan Biden Menonton Hasil Pilpres AS

Calon Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Joe Biden (kanan). - Istimewa
04 November 2020 16:47 WIB Fransisco Primus Hernata News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pesta perhitungan suara hasil Pilpres AS tahun akan terlihat sedikit berbeda tahun ini karena pandemi virus corona. Tetapi satu hal yang tidak akan berbeda adalah bahwa kedua kandidat yaitu calon Presiden Trump dan calon dari Partai Demokrat Joe Biden akan dengan cemas menunggu hasilnya.

Presiden Trump sedang mengamati hasil pemilu di Gedung Putih. Sebanyak 400 pendukung Trump ikut menyaksikan tayangan di layar lebar di Ruang Timur Gedung Putih.

Dimana diantara pendukung tersebut termasuk Jaksa Agung Bill Barr, Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Alex Azar, Sekretaris Pendidikan Betsy DeVos, Sekretaris HUD Ben Carson, dan Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow menunggu dengan sabar mengenai hasil pemilihan. Trump sejauh ini belum menunjukkan dirinya di Ruang Timur.

BACA JUGA : Update Hasil Pilpres AS: Raih 129 Electoral Votes, Joe Biden

Menurut dua sumber di ruangan itu, sorak-sorai pecah ketika disebutkan Florida dimenangkan oleh Presiden Trump dan Senator Lindsey Graham, R-S.C., yang memenangkan perlombaan Senatnya.

Pejabat kampanye Trump lainnya berencana untuk menonton bersama dari "ruang perang", sebagai tempat yang telah tentukan oleh para pendukung yang berlokasi di dalam Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower, tak jauh dari Gedung Putih.

Namun, markas kampanye tersebut baru saja dipindahkan ke lokasi yang dirahasiakan, dengan alasan masalah keamanan. Washington, D.C., bersiap menghadapi protes dan potensi kerusuhan sipil setelah hasil pemilu, dengan kehadiran polisi dan Secret Service yang diperkuat di luar Gedung Putih. Banyak tempat bisnis di D.C. yang ditutup dengan kayu untuk melindungi dari potensi penjarahan dan kericuhan.

BACA JUGA : Update Hasil Piplres AS: Jajak Pendapat Mengarah pada 

Meskipun gedung Eisenhower adalah gedung yang didanai oleh pembayar pajak, direktur komunikasi dari kampanye Trump, Tim Murtaugh, menepis kekhawatiran masyarakat akan penggunaan properti pemerintah untuk tujuan politik.

"Ruang perang harus dekat dengan presiden dan tidak ada biaya apa pun yang ditanggung oleh pembayar pajak Amerika untuk penggunaan kamar di Eisenhower, di mana acara seperti layanan doa dan resepsi untuk kelompok luar sering terjadi," ujarnya kepada Fox News dalam sebuah pernyataan.

“Setiap peralatan, termasuk WiFi dan komputer, dibayar oleh kampanye, dan tidak ada staf Gedung Putih yang terlibat. Pengaturan tersebut telah disetujui oleh penasihat Gedung Putih,” tambahnya.

Sebelumnya pada hari itu, Presiden Trump mengunjungi markas besar Komite Nasional Republik di Arlington, Virginia. Untuk berterima kasih kepada stafnya sebelum kembali ke Gedung Putih.

"Saya belum memikirkan tentang pidato konsesi atau pidato pelantikan," kata Trump. “Mudah-mudahan kita hanya melakukan salah satu dari keduanya. Anda tahu, menang itu mudah. Kalah tidak pernah mudah, bagi saya itu tidak mudah. ”

Setelah pulang pada jam 3 pagi dari maraton aksi unjuk rasa yang sebanyak lima kali kemarin, presiden terlambat menelepon ke "Fox & Friends" pagi ini, suaranya serak yang diakibatkan oleh berjam-jam melakukan kampanye.

Sementara itu, Biden menyaksikan pemilihan kembali dari rumahnya di Wilmington, Carolina Utara, serta dikelilingi oleh keluarga. Biden membuka harinya dengan menghadiri Misa di St. Joseph di Wilmington bersama istrinya, sebelum mengunjungi makam putranya, Beau.

Dia berhenti dua kali di Pennsylvania dimana yang pertama di Scranton di rumah masa kecilnya dan satu lagi di Philadelphia sebelum kembali ke Delaware.

Biden berkata dia tidak yakin apakah dia akan menyampaikan suatu pidato malam ini. “Jika ada sesuatu yang ingin dibicarakan malam ini, saya akan membicarakannya. Jika tidak, saya akan menunggu sampai suara dihitung pada hari berikutnya,"

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia