FPI Klaim Rizieq Punya Dokumen Rahasia, KSP: Setop Pernyataan Manipulatif!

Rizieq Shihab - Reuters
21 Oktober 2020 08:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman, sempat mengklaim bahwa Rizieq Shihab memiliki dokumen rahasia yang dapat membantu dirinya pulang ke Tanah Air. Atas pernyataan itu, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adian meminta FPI untuk berhenti melemparkan pernyataan-pernyataan yang bersifat rekayasa dan menyesatkan publik.

"Saya pikir berhentilah melemparkan pernyataan-pernyataan yang manipulatif yang menyesatkan publik," ujar Donny saat dihubungi Suara.com, Selasa (20/10/2020).

Donny menegaskan, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan soal rencana kepulangan Rizieq tidaklah benar.

Karena itu, Donny mengimbau masyarakat untuk tidak asal percaya dengan informasi terkait rencana kepulangan Rizieq.

Baca Juga: Polisi Bantah Tangkap Petinggi KAMI Ahmad Yani di Rumahnya

"Saya kira sudah banyak klaim yang dilontarkan dan semuanya itu tidak benar.

Jadi saya kira apapun yang disampaikan oleh beliau ya kita tidak bisa percaya begitu saja," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Umum Front Pembela Islam Munarman menyatakan bahwa kepulangan Habib Rizieq Shihab ke tanah air tinggal menunggu hari.

Habib Rizieq diklaim punya dokumen rahasia yang membantu kembalinya imam besar FPI itu dari Arab Saudi.

Munarman menyebut proses pemulangan Rizieq ini sama sekali tidak menggunakan bantuan Kedutaan Besar Indonesia di Arab Saudi, segala bentuk cekal dan persoalan hukum lainnya disebut Munarman sudah diselesaikan langsung oleh Rizieq.

"Habib Rizieq juga punya beberapa dokumen lain yang ini sementara ini belum kita buka, dokumen rahasia ya, dengan pihak-pihak yang selama ini berhubungan dengan Habib Rizieq dan kedutaan besar tidak terlibat dalam masalah ini. Jadi sebetulnya dia tidak tahu menahu, belakangan dia sok tahu," kata Munarman melalui youtube channel FRONT TV, Minggu (18/10/2020).

Baca Juga: Generasi Muda Gunungkidul Diminta Tidak Takut Jadi Petani

Munarman menyebut Rizieq masih menunggu proses administrasi bayan safan (exit permit), penjadwalan dan pembelian tiket untuk pulang ke Indonesia.

"Jadi Habib Rizieq ini bisa pulang kapan saja ketika izin bayan exit itu dikeluarkan suratnya. Surat-surat itu dikeluarkan Arab Saudi, tidak ada hubungannya dengan kedutaan kita. Kecuali ada hal lain yang dibikin-bikin," ucapnya.

Overstay

Munarman mengecam Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel yang menyebut Rizieq belum bisa pulang karena melanggar overstay visa kunjungan.

"Tentunya sebagai duta besar, keberadaan duta besar harus berusaha untuk memulangkan. Bukan justru menyatakan Habib Rizieq tidak bisa pulang. Tidak membantu sedikit pun untuk bisa pulang, bukan mempersulit," kecamnya.

Sumber : suara.com